Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Izin 28 Perusahaan di Provinsi Bencana Sumatera Dicabut

R
Penulis: Redaksi❯

Photo
Photo


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Presiden RI Prabowo Subianto resmi mencabut izin 28 perusahaan yang melanggar aturan pemanfaatan hutan. Perusahaan-perusahaan itu beroperasi di tiga provinsi terdampak bencana, yakni di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pencabutan ini dilakukan usai rapat terbatas yang dipimpin Prabowo dari London, Inggris, pada Senin (19/1). Dalam rapat yang dilaksanakan secara virtual tersebut, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melaporkan hasil investigasi terhadap perusahaan-perusahan yang terindikasi melakukan pelanggaran.

Saat itu, Prabowo langsung menginstruksikan untuk segera menindak perusahaan yang terbukti melanggar perizinan. “Berdasarkan laporan tersebut, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat memimpin konferensi pers Satgas PKH, di Kantor Presiden, Jakarta dilansir dari https://harianrakyataceh.com/ (RPG), Selasa (20/1).


Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Irjen Slamet Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

Irjen Slamet Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

Irjen Slamet ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo. DPR dan SETARA Institute mendesak pengusutan tuntas.

Prabowo Perintahkan Usut Tuntas, Disebut Mengarah ke Makar, Bareskrim Didesak Ungkap Beking Listyo

Prabowo Perintahkan Usut Tuntas, Disebut Mengarah ke Makar, Bareskrim Didesak Ungkap Beking Listyo

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri mengusut tuntas dugaan penyadapan ilegal terhadap dirinya dan sejumlah pejabat negara.

Realisasi Investasi Capai Rp3.923 Triliun

Realisasi Investasi Capai Rp3.923 Triliun

Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp3.923,2 triliun dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer