
Kalau saya ditanya, “Dari mana saya belajar berorganisasi?” Jawaban saya adalah IWAPI.
Dan kalau ditanya, “Siapa mentor saya dalam berorganisasi?” Tanpa ragu, jawaban saya adalah Ibu Nita Yudi.
Nita Yudi, sapaan akrab pemilik nama lengkap Ir Dyah Anita Prihapsari MBA, merupakan sosok Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dua periode. Menurut hemat penulis, perjalanan organisasinya dimulai dari kepemimpinan sebagai Ketua DPD IWAPI DKI Jakarta pada 2002–2010, kemudian dipercaya memimpin DPP IWAPI sejak 2010.
Baca Juga: UMP Riau 2027: Antara Formula dan Keadilan Melayu
Sebagai Chairperson ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN) periode 2021–2023, serta terlibat dalam G20 EMPOWER pada masa Presidensi Indonesia tahun 2022, banyak pelajaran bisa disadur dari beliau.
Pengabdiannya tidak berhenti di IWAPI. Saat ini, beliau juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Sosial Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, memperluas kontribusinya dalam dunia usaha, pemberdayaan perempuan, dan pembangunan sosial.
Baca Juga: Apakah Donald Trump “Dihukum” di Midterm?
Kenapa Jadi Mentor?
Karena dari kepemimpinan beliau, penulis belajar banyak tentang arti selfless leadership, yaitu kepemimpinan yang tidak berpusat pada diri sendiri, tetapi pada tanggung jawab, pengabdian, dan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.
Hingga menyaksikan bagaimana beliau mendedikasikan begitu banyak waktu, tenaga, dan pikiran untuk IWAPI.
Waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk keluarga, kepentingan pribadi, bahkan untuk beristirahat, sering kali harus beliau korbankan demi menjalankan amanah organisasi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




