Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hasil TKA SMA 2025 Sudah Dirilis Kemendikdasmen: Ternyata Rata-Rata Nilai Terendah Bukan Matematika, tapi Ini

Redaksi • Kamis, 25 Desember 2025 | 08:46 WIB
Siswa mengikuti pembelajaran melalui laptop. Kemampuan para siswa kini bisa makin terasah setelah mengikuti TKA.
Siswa mengikuti pembelajaran melalui laptop. Kemampuan para siswa kini bisa makin terasah setelah mengikuti TKA.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pada Selasa (23/12/2025) lalu, pemerintah dalam hal ini  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengumumkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 untuk jenjang SMA, SMK, MA, hingga Paket C.

Banyak pihak semula menduga mata pelajaran (mapel) Matematika akan menjadi hantu menakutkan dengan nilai terendah. Meski nilai Matematika memang merosot, fakta mengejutkan capaian nilai rata-rata terendah ada pada sejumlah mata pelajaran wajib lain yang mencatatkan skor paling memprihatinkan tahun ini.

Dilansir dari laporan resmi Kemendikdasmen, berikut adalah rincian ketimpangan capaian nilai pada kelompok mata pelajaran wajib:

1. Bahasa Indonesia Wajib

Menempati posisi tertinggi di kelompok wajib, namun hanya mampu meraih rata-rata 55,38 dari total 3.477.893 peserta.

2. Matematika Wajib

Sesuai prediksi, mata pelajaran ini mengalami tekanan besar dengan nilai rata-rata yang anjlok ke angka 36,1 dari 3.489.148 peserta.

3. Bahasa Inggris Wajib

Inilah titik terendah dalam sejarah TKA 2025. Secara mengejutkan, Bahasa Inggris menjadi mapel dengan skor paling rendah, yakni hanya 24,93. Ironisnya, mapel ini justru memiliki jumlah peserta terbanyak dibandingkan mata pelajaran lainnya, mencapai 3.509.688 siswa.

Fenomena ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam literasi bahasa asing di tingkat nasional. Meskipun jumlah siswa yang mengambil ujian sangat masif, kualitas capaian akhirnya justru menjadi indikator yang perlu dievaluasi secara mendalam oleh para pemangku kepentingan pendidikan.***

Editor : Edwar Yaman
#hasil tka sma 2025 #bahasa inggris #matematika #bahasa indonesia #kemendikdasmen