Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat

T
Penulis: Tim Redaksi❯

 


Advertisement

Syurya Muhammad Nur. (JPG)
Syurya Muhammad Nur. (JPG)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Di tengah dinamika yang terjadi belakangan ini, isu reshuffle kabinet sempat mencuat. Presiden Prabowo Subianto diprediksi bakal mengganti menteri dan pimpinan lembaga negara. Beberapa nama menjadi sorotan, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. 

Advertisement

Menurut Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul Syurya Muhammad Nur, reshuffle kabinet dibutuhkan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan, mempercepat realisasi program prioritas nasional, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik.

Apalagi saat ini nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus melemah.

Advertisement

“Presiden memerlukan menteri yang bukan hanya memiliki kapasitas teknokratis, tetapi juga mampu mengeksekusi kebijakan secara efektif dan menjadi komunikator ulung bagi publik,” katanya, Ahad (7/6).

Jika reshuffle benar terjadi, Syurya menyatakan bahwa perombakan elite pemerintahan itu tidak lagi hanya bisa diartikan sebagai hukuman politik. Akan tetapi sudah menjadi bagian dari langkah korektif yang harus dilakukan agar mesin pemerintahan di bawah komando Prabowo berjalan selaras dengan agenda strategis yang sudah dicanangkan

Syurya melihat, saat ini tantangan yang dihadapi oleh pemerintah semakin kompleks. Pada satu sisi, pemerintah dituntut menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing nasional.

Di lain sisi, pemerintah butuh komunikasi publik yang jelas dan konsisten menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat. “Sering kali masalah bukan pada substansi kebijakan, melainkan lemahnya kemampuan pejabat menjelaskan arah kebijakan kepada publik. Di era digital, menteri bukan hanya administrator, tetapi juga komunikator publik,” ujarnya.

Kepada awak media, Syurya membeber hasil analisisnya. Menurut dia, ada beberapa kementerian dan menteri yang menjadi sorotan serta dalam evaluasi kabinet.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Prabowo Rombak Kabinet, Bahlil Rangkap Jadi Menko

Prabowo Rombak Kabinet, Bahlil Rangkap Jadi Menko

Prabowo merombak 14 jabatan Kabinet Merah Putih. Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM, sementara sejumlah pejabat baru dilantik.

Mensesneg Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet

Mensesneg Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet

Mensesneg Prasetyo Hadi bantah isu reshuffle kabinet, tegaskan tak ada rencana pergantian Menkeu Purbaya di Kabinet Prabowo.

Realisasi Investasi Capai Rp3.923 Triliun

Realisasi Investasi Capai Rp3.923 Triliun

Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp3.923,2 triliun dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer