
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Cuaca di Pulau Bengkalis cukup ekstrem dan sudah satu bulan lebih tak kunjung turun hujan. Kondisi ini juga memperparah karhutla di lahan kebun milik warga di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan dan Desa Pelkun Kecamatan Bengkalis, Kamis (2/4). Akibatnya langit di Bengkalis sudah mulai ditutupi kabut asap tipis.
Karhutla Desa Teluk Lancar sudah berlangsung selama sepekan dan saat ini kondisinya makin meluas menghanguskan belasan hektare kebun sawit warga. Tim gabungan terus berjibaku memadamkan api. Namun, sejauh ini belum nampak tanda-tanda api bakal padam secara menyeluruh.
Kondisi ini diperparah karena lokasi kebakaran merupakan tanah gambut yang sudah kering karena sudah lama tidak turun hujan. Yandi, seorang
warga Desa Teluk Lancar meminta Pemkab Bengkalis menurunkan alat berat untuk membuat parit agar kebakaran tidak semakin luas.
Menurutnya, saat ini api sudah mendekati perkampungan yang membuat warga semakin khawatir atas keselamatan keluarga dan rumah mereka. Jika ini tidak diantisipasi segera maka dapat menyebabkan kebakaran rumah warga setempat.
Baca Juga: Kota Bengkalis Mulai Diselimuti Asap, Karhutla di Teluk Lancar Makin Meluas
Yandi mengatakan, masyarakat Desa Teluk Lancar sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berjibaku membantu pemadaman. “Ya, sebaiknya Pemkab Bengkalis menurunkan alat berat membuat parit untuk mencegah meluasnya kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Bantan Iptu Iskandar ketika dikonfirmasi mengakui pihaknya masih kesulitan memadamkan api. Bahkan petugas secara beramai-ramai memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Iskandar mengaku, korban api sudah mendekati perkampungan masyarakat. Namun, belum ada permintaan alat berat dari warga. “Kita dahulukan pemadaman api yang mengarah ke perkampungan agar tidak menjalar ke rumah warga,” jelasnya.
Iskandar juga mengaku, belum mendapat informasi adanya permintaan alat berat dari warga. Namun demikian, pihaknya sangat mendukung permintaan tersebut. “Jika ada permintaan sampaikan saja, biar kita koordinasikan dengan instansi terkait,” jelasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




