JAKARTA (RIAUPOS.CO) - SMA Negeri Plus Provinsi Riau tahun 2024 meluluskan atau menamatkan 148 peserta didiknya. Sebanyak 83 peserta didiknya itu berhasil masuk di universitas atau perguruan tinggi favorit di Indonesia. Sementara peserta didik yang lainnya telah mengikuti seleksi pada perguruan tinggi negeri maupun sekolah kedinasan.
Kepala SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Edi Sutono MPd mengatakan, sebanyak 83 anak didik SMAN Plus Riau tahun 2024 ini, berhasil masuk pada universitas dan perguruan-perguruan tinggi favorit di Indonesia. Artinya bahwa jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, maka tahun ini lebih baik. Melalui jalur seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) dan jalur seleksi nasional berbasis tes (SNBT).
"Tahun kemarin belum bisa menggunakan 40 persen dari jalur prestasi. Pada saat itu kepemimpinan yang lama, masih ada kendala terkait akreditasi SMAN Plus yang kedaluarsa. Saat itu pimpinan meminta saya menjadi ketua tim akreditasi SMAN Plus dan di Mei akreditasi sudah kembali A," ungkap Edi Sutono, Sabtu (22/6/2024).
Adapun para pelajar SMAN Plus yang dinyatakan lulus dan diterima pada universitas dan perguruan tinggi favorit di Indonesia seperti, Irfandi Rizki Harivienda di PMB Akamigas Cepu. M Alfaruq Cahya Putra di PMB Akamigas Cepu dan Rio Alfian di Politeknik LPP Yogyakarta. Febrina Raudatul Adqoniati di (Simasa) Poltekkes Kemenkes Riau. Neysa Nuryasha Fitri di Politeknik Kesehatan (Poltekes) Riau.
Kemudian Salsabila Aufa Yovelia di Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta dan Bayu Rizky Dwigacandra di Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan). Ebenezee Marthin Partologi Siahaan di Unhan. Adhitya Dwi Febrian di Universitas Brawijaya. Andhika Yoga Pratama di ITB. Elga Yana Putra di Universitas Brawijaya. Henry Dunan di Institut Pertanian Bogor.
Hibrizi Ghissan Afiqi di Universitas Gadjah Mada. Hijriya Febriyani di Universitas Brawijaya. Lutfya Malika Aprilia di Universitas Diponegoro. M Akmal Nugraha di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. M Hanif di ITB. M Rafi Furqon Institut Pertanian Bogor. M Rasyid Rajih di ITB. M Fadhil Nofitra di Universitas Andalas. M Kabir Ikhsan di Unri dan Naufal Mahdy di Universitas Gadjah Mada.
Kemudian, Nesya Sifa di Universitas Brawijaya. Sintia Ayu di Universitas Brawijaya. Siti Khadijah di Universitas Padjadjaran. Thalita Anindya di Unri. Agnissa Rahmasari di Universitas Diponegoro. Ahmad Qudhori di Intitut Pertanian Bogor. Alif Qinshi di Unri. Andriani Putri di Universitas Andalas. Arya Farhadinata di Universitas Andalas. Asifa Zalianti di Unri, Bayu Rizky Dwigacandra di Universitas Brawijaya dan Brilliyani Ezraputri di Unri.
Selanjutnya, Citra Atika di Universitas Malikussaleh. David Afrizal di Unri. Dimas Albukhori di Universitas Gadjah Mada. Fajar Rizky di Universitas Gadjah Mada. Fariz Andika di Universitas Brawijaya. Febrina Raudatul di Universitas Andalas. Femi Mariska di Universitas Jenderal Soedirman. Firnalia Amanda di Unri. Gilang Ramadhan di Universitas Negeri Padang. Guel Bakti di Unri dan Hadziq Hibrizi di Universitas Diponegoro.
Hafizh Khairy di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Hasan Alqodri di ITB. IFFA Aulia di Unri (pendidikan dokter). Imam Anky di Unri. Irfandi Rizki di ITB (kampus Cirebon). Kaka Ananda di Unri. Khairunnisa di Unri. Leon Adhyaksa di Unri. M Radhitia di Universitas Jambi. M Faiz di Universitas Andalas. M Arief di Unri. M Habib Nazif di Universitas Brawijaya. M Hasbie di Institut Pertanian Bogor (IPB). M Raisha Harsa di Unri. M Refaro di Unri dan Nabil Aji Syaputra di Universitas Brawijaya.
Kemudian, Nabila Syahgita di Universitas Negeri Yogyakarta. Nadira Azkiya di Universitas Diponegoro. Nadya Rahmadani di Unri. Najwa Nabilla di Unri. Neysa Nuryasha di Unri. Neo Ahmad di Universitas Sebelas Maret. Pramuja Braman Tyo di Universitas Pendidikan Indonesia. Rafif A Rapragua di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Rahmad Fadhilah di Unri. Saltsa di Universitas Negeri Padang. Shofiyyah Salma di Universitas Andalas dan Yazid Algifari di Unri.
Yudhistira Bambang di ITB. Yunda Meizanra di Univeraitas Andalas. Andriani Putri di Institut Teknologi PLN. Dharamadini di Stifar Riau. Dzakki Thafari di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Inayah Citra di Universitas Awal Bros. Indah di Universitas Baiturrahmah. Nadine di Telkom University. Saltsa di Unibersitas Ahmad Dahlan dan terakhir Zazqia Kuntum di Institut Teknologi PLN.
Laporan: Joko Susilo, Pekanbaru
Editor : M. Erizal