PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru sejak beberapa hari terakhir menentukan peningkatan sebaran titik panas di Provinsi Riau.
Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Alfa Nataris, Kamis (5/2/2026), berdasarkan pantauan radar citra satelit, total terdapat 178 titik panas (hotspot) wilayah Sumatera.
Titik panas ini tersebar disejumlah daerah di Pulau Sumatera yang didominasi Provinsi Riau dengan 160 titik panas, disusul Provinsi Aceh, Jambi dan Sumatera Barat dengan masing-masing 1 hotspot. Selanjutnya, Provinsi Sumatera Utara 4, Sumatera Selatan 3 dan Kepulauan Riau 8.
Sedangkan untuk Provinsi Riau sebaran titik panas terdapat di Kabupaten Pelalawan dengan 105, Bengkalis 47, Rokan Hilir2, Rokan Hulu 1, Siak 1, Kabupaten Indragiri Hilir 2, serta Kota Dumai 2.
"Di bulan Februari ini Provinsi Riau memang mulai memasuki musim kemarau pertama di awal tahun 2026. Namun untuk peningkatan titik panas bukan berarti hal tersebut merupakan karhutla. Perlu pengecekan lebih lanjut dari sejumlah daerah untuk memastikan titik panas tersebut benar merupakan karhutla yang harus ditangani oleh pihak terkait lain," ucapnya.
Sementara itu, untuk prakirakan cuaca di Provinsi Riau sejak pagi hari kondisi cuaca umumnya udara kabur hingga berawan. Memasuki siang hari, cuaca cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan bersifat lokal di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, serta Kota Dumai.
Pada sore hingga malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru.
Dini hari, kondisi cuaca diprakirakan udara kabur hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Bengkalis, serta Kota Pekanbaru.
Untuk kondisi suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 98 persen. Arah angin bertiup dari utara hingga tenggara dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
"BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi pada malam hari di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir," tuturnya.
Editor : Rinaldi