PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kedatangan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid disambut puluhan pendukung saat tiba di Bandara SSK II Pekanbaru, Rabu (11/3). Para pendukung yang hadir di bandara terdengar sesekali meneriakkan kalimat dukungan dan tuntutan keadilan terhadap Abdul Wahid.
Rinaldi, perwakilan simpatisan dan pendukung Abdul Wahid ditemui di bandara mengatakan, kehadiran mereka sebagai bentuk solidaritas sekaligus dukungan. Ia yakin Abdul Wahid tidak bersalah. Bahkan Rinaldi menyatakan Gubernur Riau nonaktif siap menghadapi persidangan. ‘’Sangat siap menghadapi sidang, in sya Allah,’’ sebutnya.
Rinaldi juga mengatakan para pendukung menemukan hal baru yang diklaim dapat membuktikan bahwa Abdul Wahid tidak bersalah. ‘’Kami menemukan hal baru yang dapat dijadikan senjata pamungkas di persidangan yang menyatakan bahwa Abdul Wahid tidak bersalah,’’ ujarnya.
Konvoi mobil tahanan Abdul Wahid sudah ditunggu puluhan pendukung lainnya di Rutan Kelas I Pekanbaru Sialang Bungkuk. Bahkan ibu-ibu yang menamakan diri Aliansi Masyarakat untuk Keadilan (Amuk) menyambut Abdul Wahid dengan kompang.
Pukulan kompang dari ibu-ibu ini menggema mulai dari pagar masuk area rutan yang berada di Sialang Bungkuk hingga ke pintu mobil tahanan.
Penampilan mereka pun terlihat kompak dengan sama-sama mengenakan jilbab warna hijau.
Sama halnya dengan pendukung tersangka Abdul Wahid di bandara, di sini para ibu-ibu juga meyakini Abdul Wahid tidak bersalah. ‘’Pak Abdul Wahid itu orang baik, perhatian terhadap relawan. Kami tahu beliau tidak bersalah. Kami menuntut keadilan seadil-adilnya,’’ sebut Dewi, salah seorang pendukung sambil berurai air mata.
Abdul Wahid tiba di rutan satu mobil tahanan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau nonaktif Muhammad Arief Setiawan. Setelah keluar dari mobil tahanan kedua, dikawal petugas, langsung memasuki area rutan.
Papan Bunga Dukungan untuk KPK
Sebaliknya, di Jakarta dukungan terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid juga terus bermunculan. Pantauan di lapangan, sejumlah papan bunga berisi ucapan terima kasih kepada KPK tampak berdiri di halaman depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta usai pelimpahan perkara Abdul Wahid dkk ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru.
Papan bunga tersebut di depan Kantor KPK ini sebagai bentuk apresiasi atas penanganan kasus dugaan pemerasan proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Salah satu papan bunga yang terlihat bertuliskan, “Terima kasih KPK atas kerja kerasnya menangkap kasus Japrem Abdul Wahid” yang mengatasnamakan Perhimpunan Pemuda Riau.
Papan bunga lain juga menyampaikan pesan dukungan serupa kepada lembaga antirasuah tersebut. Dalam papan bunga yang dikirim oleh Koalisi Masyarakat Riau tertulis, “Terima kasih KPK sudah membantu membersihkan Riau dari preman berdasi.”(end/sol/yus)
Editor : Arif Oktafian