Aktivitas di sejumlah kantor Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendadak berubah tegang. Bukan karena razia mendadak atau sidak pimpinan, melainkan aplikasi e-kinerja yang tiba-tiba tak bisa diajak kompromi seolah ”mogok kerja”.
Beberapa ASN yang hendak mengunggah laporan harian hanya bisa memandangi layar laptop dengan wajah campur aduk. Notifikasi gagal unggah muncul berulang-ulang, seperti pesan otomatis yang berkata, ”Maaf, ruang sudah habis. Coba lagi nanti”.
Salah satunya Edo (33), ASN yang telah menyusun file dengan rapi, ukuran besar agar terlihat jelas. Begitu tombol unggah ditekan, namun gagal. Editor : Arif Oktafian