BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Desa Pambang Pesisir kini menjelma menjadi pusat perhatian nasional seiring dengan ambisinya untuk menjadi model percontohan dalam program strategis Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Semangat optimisme dan tekad untuk meraih status ikonik ini terpancar jelas dari kunjungan tim verifikasi dan konsultan yang kompeten dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tanggal 5 dan 6 November 2025.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah manifestasi nyata dari komitmen mendalam pemerintah pusat untuk mengakselerasi pembangunan sektor perikanan di daerah. Khususnya di wilayah pesisir yang memiliki potensi besar namun seringkali menghadapi berbagai tantangan kompleks.
Menurut Desi Rizal AMd yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Pambang Pesisir, kehadiran tim verifikasi KKP merupakan tonggak sejarah yang sangat penting bagi desa mereka. Momentum ini memberikan kesempatan emas bagi Pambang Pesisir yang terletak di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis itu untuk memamerkan kesiapan dan potensi yang dimilikinya secara komprehensif.
"Kami sangat antusias dan optimis bahwa Pambang Pesisir akan mampu meraih predikat sebagai percontohan KNMP yang membanggakan. Dukungan solid dari pemerintah pusat, pemerintah daerah yang responsif, serta partisipasi aktif dan konstruktif dari seluruh elemen masyarakat menjadi modal utama kami untuk mewujudkan visi mulia ini," ungkap Desi Rizal dengan penuh keyakinan.
Kehadiran sejumlah tokoh penting daerah pada acara penyambutan tim verifikasi KKP semakin memperkuat sinyal positif bagi Pambang Pesisir. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Sopian hadir secara langsung untuk memberikan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Dia menegaskan komitmen untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam setiap tahapan program KNMP. Anggota DPRD Provinsi Riau Sofyan S.Pd.I MSi yang selama ini dikenal sebagai pejuang aspirasi masyarakat pesisir yang gigih, juga turut hadir untuk memastikan bahwa program KNMP berjalan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat nelayan.
Tak ketinggalan, Penjabat (Pj) Kepala Desa Pambang Pesisir, Muhammad Yusuf yang merupakan motor penggerak utama dalam perencanaan dan implementasi program KNMP di tingkat desa, hadir bersama jajaran perangkat desa yang solid. Termasuk Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ridho, Wakil Ketua BPD Rusli beserta seluruh anggota, Ketua LPMD Suryanto, tokoh masyarakat yang disegani, Hamid, perwakilan dari KUB nelayan yang inovatif, tokoh pemuda yang energik, serta perwakilan dari kelompok kerajinan usaha hasil perikanan yang kreatif. Kehadiran Tenaga Pendamping Perikanan Kabupaten Bengkalis dan pendamping dari KKP semakin memperkokoh kolaborasi yang harmonis dalam mewujudkan visi KNMP di Pambang Pesisir.
Kunjungan tim verifikasi KKP ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi bernomor B.943/DJPT.6/TU.330/IX/2025, yang secara tegas menggarisbawahi urgensi pembangunan KNMP Tahap II di 35 lokasi potensial yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Desa Pambang Pesisir dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi model sukses, bukan hanya karena kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah, tetapi juga karena adanya dukungan solid dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah yang memiliki visi yang sama. Potensi ini tercermin dalam semangat gotong royong yang masih kental, partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan program, serta komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya perikanan.
Fokus utama dari kegiatan verifikasi ini adalah melakukan evaluasi mendalam terhadap kesiapan infrastruktur dan suprastruktur desa. Tim KKP ingin memastikan bahwa Pambang Pesisir memiliki fondasi yang kokoh dan berkelanjutan untuk menerima dan mengimplementasikan program KNMP secara efektif dan efisien.
Program KNMP sendiri mencakup pembangunan dan peningkatan sarana fisik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat nelayan, seperti tambatan perahu yang representatif dan aman, pabrik es modern untuk menjaga kualitas hasil tangkapan agar tetap segar dan bernilai jual tinggi, alat pengeras atau pendingin yang efisien dan ramah lingkungan, mesin kapal motor yang handal dan hemat bahan bakar, jaring berkualitas tinggi yang ramah terhadap lingkungan laut, serta peralatan pendukung lainnya yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja para nelayan.
Selain itu, program ini juga memberikan perhatian khusus pada peningkatan kapasitas masyarakat nelayan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan mereka, seperti pelatihan tentang teknik penangkapan ikan yang berkelanjutan, pengelolaan keuangan yang bijak, pemasaran produk perikanan yang efektif, serta diversifikasi usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Saat ini, KKP tengah menyusun dokumen perencanaan teknis yang detail dan komprehensif (Engineering Estimate dan Detail Engineering Design) untuk memastikan bahwa setiap pembangunan infrastruktur di Pambang Pesisir dilakukan secara terencana, terukur, dan sesuai dengan standar kualitas yang tinggi. Keterlibatan aktif dari pemerintah daerah, termasuk dukungan dari tenaga ahli sipil yang kompeten dan berpengalaman, sangat diharapkan untuk mempercepat proses ini. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif dan memastikan bahwa setiap rencana pembangunan selaras dengan kondisi geografis dan sosial budaya masyarakat setempat, serta memperhatikan aspek-aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, Desa Pambang Pesisir diharapkan dapat menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan bagi komunitas nelayan di seluruh Indonesia, serta menjadi inspirasi bagi desa-desa pesisir lainnya untuk bangkit dan berdaya.
Desa Pambang Pesisir patut berbangga karena termasuk dalam daftar 100 desa yang akan menerima manfaat langsung dari program KNMP. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur fisik yang modern dan memadai, tetapi juga berupa dukungan finansial dan pendampingan teknis yang berkelanjutan untuk Koperasi Merah Putih Desa Pambang Pesisir.
Koperasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian lokal yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjadi wadah bagi masyarakat nelayan untuk mengembangkan usaha perikanan secara kolektif dan profesional. Dukungan terhadap koperasi ini sejalan dengan program strategis Presiden Prabowo yang menempatkan sektor perikanan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.(esi)
Editor : Edwar Yaman