MANDAU (RIAUPOS.CO) - Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis 1447 H/2026 M resmi berakhir di Kecamatan Mandau di Kantor Camat Mandau, Selasa (3/3/2026).
Bupati Bengkalis, Kasmarni menegaskan, pentingnya optimalisasi potensi lokal serta penguatan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi pembangunan daerah.
"Kami menyampaikan apresiasi atas penyambutan masyarakat Mandau, yang kami nilai mencerminkan kokohnya solidaritas serta nilai gotong royong," ucapnya.
Bupati menegaskan, bahwa Safari Ramadan bukan sekadar seremoni, melainkan sarana pemerintah untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
“Safari Ramadan ini adalah ruang bagi kami untuk mendengar, melihat, dan memahami apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Karena pemerintah harus hadir, bukan hanya memerintah,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Kasmarni turut menguraikan kondisi pembangunan daerah yang saat ini dihadapkan, pada dinamika ekonomi nasional dan keterbatasan fiskal.
Ia menyampaikan, bahwa beberapa program belum dapat dijalankan secara optimal, namun pemerintah terus berupaya meningkatkan efisiensi keuangan dan memperkuat pendapatan daerah.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti. Kami memperkuat PAD, mengoptimalkan potensi lokal, dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan kualitas terbaik,” tegasnya.
Orang nomor satu di Negeri Junjungan tersebut menambahkan, sektor UMKM, pertanian, dan perikanan tetap menjadi pilar utama dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Camat Mandau, Riki Rihardi juga mengajak masyarakat menjadikan Mandau sebagai ruang pembaruan pola pikir, kreativitas, dan kedewasaan dalam menyikapi informasi. Ia menyoroti fenomena masyarakat yang kian cepat mengonsumsi informasi tanpa penyaringan.
“Jika para ulama mengingatkan kita untuk menyampaikan kebaikan, maka dorongan itu harus kita sampaikan pula kepada pemimpin, kepada masyarakat, dan kepada diri kita sendiri. Mandau berkembang karena kebersamaan. Kami bangga dan berterima kasih atas perhatian pemerintah, karena bersama kita telah membangun banyak kebaikan,” ujarnya.
Dalam rangkaian penutupan Safari Ramadan tersebut, Bupati Bengkalis juga menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat. Melalui dukungan CSR Bank Riau Kepri Syariah, bantuan disalurkan kepada enam rumah ibadah.
Selanjutnya, diserahkan empat unit Rumah Layak Huni dari Baznas Bengkalis, santunan kepada 30 orang dhuafa dan 25 anak yatim, tiga paket sembako dari Dinas Sosial, serta tiga paket tambahan dari Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkalis.
Selain itu, santunan ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada dua ahli waris. Bantuan bagi tiga rumah ibadah juga disalurkan melalui CSR Riau Petroleum Rokan, serta satu rumah ibadah lainnya menerima dukungan dari CSR BLJ Bengkalis.
Editor : M. Erizal