Kejari Bengkalis Terima Berkas SPDP Kasus Lakalantas yang Menimpa Wakil Ketua DRPD Hendrik Firnanda

Abu Kasim • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 10:43 WIB
Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan yang mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Pakning-Dumai sempat dirawat rumah sakit di pekanbaru akibat mengalami luka serius di bagian tangan beberapa waktu lalu.(Istimewa)
Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan yang mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Pakning-Dumai sempat dirawat rumah sakit di pekanbaru akibat mengalami luka serius di bagian tangan beberapa waktu lalu.(Istimewa)

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menimpa Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan, di Jalan Lintas Pakning-Dumai terus bergulir. Kasus yang menyeret pengemudi mobil jenis MPV (Multi Purpose Vehicle) berinsial AN (24), saat ini sudah diserahkan Polres Bengkalis melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

Sedangkan SPDP tersebut diterima Kejari Bengkalis, dua hari pascakejadian, yakni Kamis (2/4/2026. Sedangkan kejadiannya, Selasa (31/3/2026). Dengan diterimanya SPDP tersebut, proses hukum terhadap tersangka kini mulai bergulir ke tahap penyempurnaan berkas kasus tersebut

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bengkalis, Marthalius, membenarkan hal tersebut. Pihaknya menyebut telah menunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menangani perkara tersebut.

 Baca Juga: Lima Unit Traktor Brigade Pangan Tiba di Meranti

"SPDP atas nama tersangka AN sudah kami terima JPU juga telah ditunjuk untuk mengikuti perkembangan perkara ini," jelas Marthalius, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, saat ini jaksa masih menunggu pelimpahan berkas perkara tahap I dari penyidik ​​Satlantas Polres Bengkalis. Berkas tersebut nantinya akan diteliti secara mendalam sebelum dinyatakan lengkap atau P21.

“Ya, penelitian berkas akan dilakukan secara profesional dan cermat, mengingat kasus ini menyebabkan korban mengalami luka berat hingga cacat,” jelasnya.

Kasus ini tidak hanya berkaitan dengan lakalantas. Fakta lain terungkap dari hasil penyelidikan kepolisian yang menyebutkan adanya dugaan keterlibatan narkotika.

Baca Juga: Mutiara Faiza Lukman, Siswi MAN Insan Cendekia Siak Lolos di Tujuh Perguruan Tinggi Luar Negeri  

Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, juga mengungkapkan bahwa pengemudi MVP, berinial AN bersama salah satu penumpangnya, hasil tes urinenya ternyata positif mengonsumsi narkoba jenis pil ekstasi.

“Yang bersangkutan tidak hanya ditetapkan sebagai tersangka lakalantas, tetapi juga sebagai tersangka dalam kasus narkotika. Saat ini masih dalam proses pengembangan,” jelas AKP Shandra.

Sementara itu, kata Kasatlantas, pengemudi mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) beserta penumpangnya sudah dilakukan tes urine dan hasilnya sudah dipastikan negatif narkoba.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Dumai–Pakning. Tepatnya di Desa Parit I Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, pada Selasa (31/3/2026 lalu. Berdasarkan kronologi, mobil MVP yang dikemudikan tersangka AN, melaju dari arah Dumai menuju Pakning. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali hingga melebar ke jalur kanan.

Baca Juga: Sering Mati Lampu, DPRD Bengkalis Minta Solusi PLN dan Progres Kabel Bawah Laut

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan mobil jenis SUV yang dikemudikan Marcellino Kyla Alfito (23), dengan penumpang Hendrik Firnanda Pengaribuan (37), yang diketahui merupakan Wakil Ketua DPRD Bengkalis. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan keras tak terhindarkan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat daerah, sebagai korban serta adanya dugaan kuat pengaruh narkoba dalam insiden tersebut. Proses hukum terhadap tersangka dipastikan berjalan tegas dengan dua jerat sekaligus, yakni kecelakaan lalu lintas dan tindak pidana narkotika.(ksm)

 

Editor : Edwar Yaman
hendrik firnanda pangaribuan ditabrak wakil ketua dprd bengkalis Kasus lakalantas kejari bengkalis