BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Libur panjang selama enam hari, sejak hari Raya Iduladha, Rabu (27/5/2026) pekan lalu, sampai Senin (1/6/3026) menunjukkan arus penumpang dan penyeberangan di Pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) Bengkalis dan Roro, masih stabil dan tidak ada peningkatan yang signifikan.
Bahkan sampai Senin (1/6/2026) belum terjadi lonjakan yang berarti. Jumlah penumpang yang berangkat maupun datang melalui pelabuhan domestik tersebut masih terlihat normal.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis, Ermansyah, mengatakan aktivitas penyeberangan selama masa libur panjang berjalan lancar dengan jumlah penumpang yang relatif stabil dibanding hari-hari biasa.
"Selama libur panjang ini tidak terjadi lonjakan penumpang yang signifikan. Aktivitas keberangkatan dan kedatangan masih berjalan normal seperti biasanya," ujar Ermansyah, Senin (1/6/2026).
Ia mengatakan, Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis melayani rute domestik menuju sejumlah daerah di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, di antaranya Selatpanjang (Kabupaten Kepulauan Meranti), Tanjung Balai Karimun, Batam, Tanjungpinang, serta Dumai.
Meski demikian, pada Senin (1/6/2026) tercatat adanya peningkatan jumlah penumpang dibanding hari sebelumnya. Kenaikan tersebut mencapai sekitar 125 orang dengan tujuan utama Batam, Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun, dan Selatpanjang.
Baca Juga: Wabup Bengkalis: Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia
"Ya, hari ini memang ada peningkatan sekitar 125 penumpang, terutama untuk tujuan Batam, Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun dan Selatpanjang. Namun peningkatan tersebut masih dalam kategori wajar dan belum bisa disebut sebagai lonjakan penumpang," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama masa libur panjang, pihak pelabuhan telah menyiapkan tiga armada kapal yang melayani berbagai rute tujuan. Seluruh armada beroperasi sesuai jadwal dan mampu mengakomodasi kebutuhan penumpang.
"Kami telah menyiapkan tiga armada kapal yang beroperasi sesuai jadwal. Sampai saat ini kapasitas masih mencukupi dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik," jelas Ermansyah.
Baca Juga: Dari Hasil Audit, Inspektorat Temukan Mark-Up Harga Seragam di 31 SMAN di Riau
Pihak UPT Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis, terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang guna memastikan kelancaran arus transportasi laut selama periode libur panjang. Hingga saat ini, operasional pelabuhan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sedangkan Kadishub Bengkalis Ardiansyah juga mengatakan, peningkatan arus kendaraan di Dermaga Roro Air Putih dan Sungai Selari, masih dapat diurai dengan cepat karena kendaraan kecil dan angkutan barang berada dalam kondisi normal.
“Ya, selama liburan panjang antrean memang meningkat, terutama kendaraan roda dua. Namun dapat terurai dengan cepat karena kendaraan kecil dan angkutan barang masih normal. Saat kapal diberangkatkan, separuh kapasitas muatan kapal bisa diisi kendaraan roda dua,” jelasnya.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Mulai Rapikan Kabel Fiber Optik
Ia menjelaskan, kondisi penyeberangan sampai saat ini masih relatif normal. Namun Dishub Bengkalis sudah memprediksi lonjakan penumpang terjadi pada akhir pekan, terutama Sabtu, Ahad dan Senin.
“Ya, untuk hari ini masih normal, dan perkiraan kami Senin masyarakat mulai kembali dari libur Iduladha ” ujarnya.
Ia juga menyinggung, terkait kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji yang pada Hari Raya Iduladha tidak melakukan penyeberangan menuju Bengkalis. Pihaknya menegaskan kondisi tersebut bukan karena adanya larangan operasional.
Baca Juga: Peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Pekanbaru; Umat Buddha Jalani Ritual Mandi Buddha Rupang
“Bukan karena dilarang, tetapi jumlah mobil BBM hanya dua unit dan mobil gas elpiji juga dua unit. Mereka memilih parkir sementara di Pakning dan baru menyeberang hari ini karena jumlah kendaraan sudah mencukupi untuk satu kapal,” ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan, Dishub Kabupaten Bengkalis tetap mengoperasikan empat armada kapal Roro dan menyiagakan satu kapal cadangan sebagai antisipasi apabila terjadi gangguan teknis.
“Ya, kami tetap mengoperasikan empat kapal dan satu kapal standby untuk mengantisipasi jika ada kapal yang mengalami gangguan atau kerusakan,” jelas Ardiansyah.
Baca Juga: Injourney Airports Bandara SSK II Berbagi dengan Masyarakat Sekitar
Ia juga mengimbau, seluruh pengguna jasa penyeberangan agar tetap mematuhi aturan dan arahan petugas demi kenyamanan bersama selama proses antrean dan penyeberangan berlangsung.
“Kami mengajak seluruh masyarakat pengguna jasa Roro untuk tetap tertib dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Dishub akan terus berupaya meningkatkan kenyamanan masyarakat saat melakukan penyeberangan,” ujarnya.
Editor : M. Erizal