Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bersama BRI, Produk UMKM asal Pekanbaru Ini Berhasil Merambah Pasar Pulau Jawa

Soleh Saputra • Minggu, 31 Maret 2024 | 16:53 WIB

Rumah Bawang Kadedika saat mengikuti pameran di Pekanbaru, beberapa waktu lalu.
Rumah Bawang Kadedika saat mengikuti pameran di Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Siapa sangka, bawang yang selama ini banyak dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap masakan ternyata bisa diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Tidak hanya bernilai ekonomi, bawang olahan ini juga banyak mengandung manfaat untuk kesehatan tubuh.

Seperti yang dilakukan oleh Efariyani, Owner Rumah Bawang Kadedika. Salah satu produk yang dikeluarkannya adalah black garlic atau bawang hitam. Terbukti, produk bawang hitam yang diolahnya, tak cuma merambah pasar di Riau, tapi hingga ke Pulau Jawa.

“Bawang hitam ini sudah menjadi salah satu produk unggulan kita di Rumah Bawang Kadedika,” katanya.

Bawang hitam adalah bawang putih yang telah mengalami proses fermentasi secara alamiah pada suhu tertentu dalam waktu yang cukup panjang. Bawang hitam memiliki rasa asam dan manis dengan tekstur kenyal serta memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh.

“Sejak awal, kami memang sudah dikenal dengan produk herbal,” ungkapnya.

Efariyani menyebut, usaha yang digelutinya juga tergabung dalam sebuah kelompok usaha bersama (KUB) yang didirikan saat pandemi Covid-19 lalu. Adapun produk yang tergabung dalam KUB ini, yakni produk herbal, kuliner dan kerajinan.

Bersama Bank BRI, KUB dan UMKM yang tergabung di dalamnya berhasil mengembangkan pasar dari produk yang mereka hasilkan. “Kami sudah terlibat langsung dalam binaan BRI, terutama untuk pengembangan produknya,” katanya.

Salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan BRI yakni berupa pelatihan-pelatihan, mulai dari packaging, hingga pengembangan pasarnya. “Kalau bentuk pelatihan yang diberikan BRI itu banyak yang sudah kami ikuti. Bahkan kami juga termasuk figur perempuan inspiratif dari BRI,” terangnya.

Tugasnya, kata Efariyani, menjadi percontohan dan motivator kepada para anggota yang tergabung di KUB. “Terutama bagaimana semangat untuk berwirausaha tetap tumbuh dan terjaga. Sejauh ini, hasil dari pelatihan yang diberikan BRI telah membuahkan hasil,” sambungnya.

Pimpinan BRI Kantor Cabang Pekanbaru Lancang Kuning, I Wayan Mestera mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan pembinaan kepada UMKM mitra. Dengan pembinaan yang dilakukan, pihaknya juga berharap UMKM ini terus berkembang.

“Pembinaan tetap kami lakukan kepada UMKM mitra. Kami ingin memastikan, usahanya terus berkembang setelah mendapatkan pembinaan yang kami berikan,” katanya.

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#rumah bawang kadedika #UMKM BRI #black garlic #Bawang Hitam #Beasiswa BRI