PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pertumbuhan ekonomi di Kota Pekanbaru yang kian meningkat turut mendorong tingginya kebutuhan pembiayaan kendaraan dan multiguna. Kondisi ini membuat Astra Credit Companies (ACC) menilai pentingnya akses pembiayaan yang diimbangi dengan pemahaman finansial yang memadai di tengah masyarakat.
Bagi ACC, penyaluran pembiayaan di wilayah Riau tidak sekadar berorientasi bisnis. Lebih dari itu, hal tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam membangun literasi keuangan, agar masyarakat mampu menjadi konsumen yang cerdas dan bijak dalam mengelola komitmen kredit.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Media Gathering ACC Pekanbaru yang digelar di KOI-KOI Resto, Pekanbaru, Selasa (7/4/2026).
Mengusung tema “Kenal Lebih Dekat Dengan Perusahaan Pembiayaan”, kegiatan ini melibatkan jurnalis Pekanbaru sebagai mitra dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Baca Juga: Kredit Perbankan Melaju 9,37 Persen
Dalam kegiatan tersebut, ACC memberikan pemahaman menyeluruh, mulai dari cara memilih perusahaan pembiayaan yang tepercaya hingga langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kendala pembayaran angsuran, guna meminimalkan risiko hukum.
Kegiatan dibuka oleh Regional Retail AR Management Head ACC Sumbagut, Lerry Allen Christian. Ia menyampaikan apresiasi kepada jurnalis Pekanbaru atas dukungan yang selama ini diberikan kepada ACC.
"Media massa memiliki peran strategis sebagai saluran informasi yang kredibel dalam menjembatani perusahaan dengan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan literasi pembiayaan secara akurat dan mendalam," jelasnya.
Regional Retail Operation Business Head ACC Sumbagut, William Andriady memaparkan profil perusahaan serta ragam produk pembiayaan yang dirancang untuk mempermudah akses masyarakat Pekanbaru.
Sesi edukasi kemudian disampaikan oleh Assistant Vice President Legal Business, Mochamad Jeihansyach. Ia menjelaskan tentang pengertian perusahaan pembiayaan, jenis-jenisnya, serta kiat dalam memilih perusahaan pembiayaan yang aman dan terpercaya.
Dalam kesempatan tersebut, Lerry Allen Christian juga menyoroti sejumlah praktik yang masih kerap terjadi di tengah masyarakat. Di antaranya menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit serta meminjamkan data pribadi untuk pengajuan pembiayaan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit dan meminjamkan data pribadi untuk mengajukan pembiayaan karena merugikan dan memiliki konsekuensi hukum,” tegas Lerry.
Editor : Arif Oktafian