Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Begini Cara Menghindari Keracunan CO di Kabin Mobil

Edwir Sulaiman • Jumat, 17 April 2020 | 13:40 WIB
ILUSTRASI (INTERNET)
ILUSTRASI (INTERNET)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kondisi mobil yang terawat baik eksterior maupun interior sangatlah penting diperhatikan untuk kenyamanan. Berbicara interior mobil pastikan tak ada kebocoran gas buang, karena ini bisa mengakibatkan kematian.

Keracunan gas karbonmonoksida (CO) di dalam mobil, bisa saja terjadi akibat adanya kebocoran atau celah yang memungkinkan gas tersebut masuk ke kabin. Nah, untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya perhatikan dan lakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Keluarlah dari mobil atau matikan mesin ketika Anda harus menunggu di dalam mobil dalam jangka waktu yang lama, terutama di tempat tertutup seperti di parkiran bawah tanah atau garasi. Selain untuk mencegah masuknya gas CO, tindakan ini akan mengurangi konsumsi bahan bakar serta mengurangi resiko catalitic converter menjadi terlalu panas.
  2. Periksa kondisi mobil terutama bodi bagian bawah, dekat mesin, dan knalpot, dari kemungkinan keropos atau adanya celah yang memungkinkan gas buang masuk ke dalam kabin.
  3. Bila sistem pendingin (AC) dilengkapi pemilihan sirkulasi udara kabin, hindari memilih sirkulasi udara luar saat kondisi macet karena dapat mengakibatkan udara luar bercampur gas buang dari kendaraan lain masuk ke dalam kabin. Tak kalah penting, lakukan perawatan berkala untuk saringan udara AC agar kebersihan udara di dalam kabin tetap terjaga.

Anda harus mengetahui gejala-gejala keracunan CO karena gas ini tidak berwarna dan tidak berbau. Gejala yang umum terjadi adalah sakit kepala, mual dan kelelahan. Kemudian pada paparan berikutnya atau keracunan CO pada konsentrasi lebih tinggi dapat menyebabkan kebingungan, pusing, lemah, mengantuk, sakit kepala parah, bahkan pingsan.

Bila Anda menjumpai korban yang keracunan gas karbonmonoksida, segera berikan pertolongan pertama, dengan cara:

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Editor : Edwir Sulaiman