PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Gapailah cita-citamu setinggi langit. Barangkali kata-kata ini turut memotivasi Bima Wira Yudha (22) dalam menjalankan hobinya. Selain senang olahraga Taekwondo, anak Pekanbaru ini juga gemar musik. Menggebuk drum adalah kenikmatan tersendiri bagi Bima, hingga ia merantau ke Amerika untuk mewujudkan cita-cita.
Berdasarkan informasi yang dirangkum Riaupos.co, Bima Wira Yudha, kelahiran Pekanbaru 30 Mei 22 tahun silam ini, kini tengah berada di negeri paman sam. Setelah ia memilih mengenyam pendidikan di Berklee Music College , Boston , USA untuk jenjang kuliah.
Menamatkan SMA di Pelita Harapan Jakarta, Bima sejak lahir hingga sekolah menengah pertama bermastautin di Kota Pekanbaru, Riau. Ia bersekolah di Witama Pekanbaru, dari play group, TK, SD dan SMP.
Baca Juga: Di Candi Prambanan, Dewa 19 akan Tampil dengan 4 Vokalis dan 2 Drummer
"Ingin jadi drummer terhebat dan arsitektur yang sukses," begitu tulis anak pasangan Aryo Troyoga dan Devi Lestari ini pada biografi saat masa sekolah dulu.
Berbagai kegiatan pun, dilakoni Bima guna mengejar cita-cita. Sejak kecil. ia pernah ikut Riau Pos Honda Xpresi Roadshow at School Competition.
Saat itu 2014 di Pekanbaru, Bima beraksi sekitar enam menit menghentak drum di atas panggung, membuat semua mata tertuju padanya.
Baca Juga: Diserang di Luar Hotel, Drummer Def Leppard Rick Allen Luka-Luka
Masih berusia 12 tahun saat itu, ia tampil pada sesi pembuka saat itu, sedikitpun tak terlihat gurat ragu apalagi takut di wajahnya. Senyum khas Bima selalu mengembang saat akan tampil.
Bahkan usai tampil dengan penuh semangat hingga berhasil keluar sebagai penampil terbaik (Best Performance).
Di sisi lain, di bangku sekolah, anak pertama dari dua bersaudara ini juga menunjukkan prestasi membanggakan. Walau belum menjadi juara 1 di kelas, tetapi sejak dari SD Bima selalu rangking 10 besar. Tak jarang juga ia berada pada rangking 3 besar di kelasnya.
Baca Juga: Clerence Chyntia, Istri Drummer NOAH Meninggal Dunia di Usia Muda
Saat SMP, ia terus menggeluti hobinya ini selain mengikuti sekolah formal. Menggebuk drum memang dilakoni Bima sejak kecil. Hal ini karena ia mengaku kerap melihat saudaranya yang bernama Wisnu sering memainkan drum.
"Awalnya emang belum ada ketertarikan untuk mencoba, setelah beberapa hari timbullah keinginan untuk mencoba memainkannya. Setelah dicoba ternyata sangat mengasyikkan, walaupun saat itu bunyinya gak karuan, hehe," kata Bima dikutip dari Xpresi Riaupos.
Diceritakannya lagi, rasa penasaran untuk memainkan drum tersebut semakin besar saat ia melihat sebuah kaset video klip dari band luar negeri, Avenged Sevenfold yang dibelikan oleh mamanya.
Baca Juga: Drummer Muda Berbakat
Hingga ia semakin kerap mendengarkan aliran musik Rock dan Metal.
Melihat bakat dan minat dibidang musisi yang dimiliki putranya, orang tua Bima mendukung dengan menyediakan studio mini.
Hingga menelurkan berbagai prestasi-prestasi dari pengagum Drummer terkemuka 'The Rev Sullivan' ini dalam memainkan drum diberbagai ajang.
Diantaranya, 2 kali juara favorit yamaha drum Competition 2013, Juara 1 Avanza musik festival, juara 1 Indonesian Drummers festival Padang, dan banyak lagi yang lainnya. Kedepannya, ia bertekad untuk terus mengasah diri dan bisa meraih banyak lagi prestasi, dengan catatan tidak mengganggu aktifitas belajar.
Baca Juga: Padi Reborn Akan Jadi Band Pembuka Konser Michael Leans To Rock di Indonesia
"Antara hobi dan pendidikan harus seimbang,"katanya singkat.
Talenta Bima sebenarnya sudah dipahami oleh pelatih drumnya saat masa sekolah, termasuk guru-guru di sekolah Witama Pekanbaru.
Beberapa prestasi yang diraih Bima Wira Yudha, dirangkum Riaupos.co saat mengawali kariernya, seperti Best Performance'Road to Champion' Riau Pos Honda Xpresi Roadshow at School Competition 2014.
Juara Favorit IndiNesia tahun 2014 dan 2013, 10 Besar Tama Drum Competition di Jakarta 2014, Juara 1 Indonesia Drummer Festival Padang 2014, Juara 1 Avanza Musik Festival 2013, 2 kali Juara Favorit Yamaha Drum Competition 2013 hingga Juara 3 pon.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra