Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

33 Hektare Lahan Terbakar di Desa Pancur Inhil

Kamaruddin • Jumat, 7 November 2025 | 11:15 WIB
TRC BPBD Indragiri Hilir sedang melakukan pemadaman di Desa Pancur, Kecamatan Keritang dengan lahan yang terbakar seluas 33 hektare, Kamis (6/11/2025).
TRC BPBD Indragiri Hilir sedang melakukan pemadaman di Desa Pancur, Kecamatan Keritang dengan lahan yang terbakar seluas 33 hektare, Kamis (6/11/2025).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) semakin meluas, Kamis (6/11). Kurang lebih 33 hektare lahan yang terbakar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil pun mengerahkan dua regu dalam melakukan pemadaman selama tiga hari ini. “Hari pertama heli water bombing turun membantu melakukan proses pemadaman api,”kata Kalaksa BPBD Inhil, R Arliansyah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ari Syuria, kemarin.

Saat ini lanjutnya, dilokasi karhutla di Desa Pancur Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil membagi dua regu dalam melakukan pemdamanan dan pendinginan. “Hari ini (Kamis, red) cuaca sangat panas sehingga api semakin cepat merambat ke tempat yang lain,” ujarnya.

Untuk membantu proses pemadaman, BPBD Inhil juga sudah mengirim surat ke provinsi meminta bantuan kembali mendatangkan heli water bombing. “Dari tiga hari terjadi karhutla, hari ini (Kamis, red) puncaknya dan kami sudah mengirim surat ke provinsi. Dalam waktu dekat, in sya Allah heli water bombing kembali turun,” ucapanya.

Tidak hanya itu, BPBD Inhil juga akan kembali menurunkan TRC tambahan dalam proses pemadaman karhutla di Desa Pancur. Hingga kemarin, tim gabungan dari BPBD Inhil, Manggala Agni, TNI, Polri hingga masyarakat tengah berjibaku melakukan pemadaman di lapangan.

Dua Titik Karhutla di Salo Kampar Padam

Tim gabungan dari BPBD Kampar bersama TNI, Polri, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kampar berhasil memadamkan dua titik kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Salo dalam dua hari berturut-turut. Total lahan yang terbakar mencapai hampir tiga hektare.

Kepala Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kampar Adi Candra Lukita menjelaskan, kebakaran pertama terjadi pada Rabu (5/11) sekitar pukul 13.56 WIB di Desa Salo. Api membakar lahan milik masyarakat seluas sekitar 0,78 hektare dengan jenis vegetasi semak belukar di lahan mineral gambut.

“Jenis kebakaran yang terjadi merupakan surface fire dan ground fire. Namun berkat kerja cepat tim gabungan, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan di lokasi,” ujar Adi Candra.

Sehari berselang, kebakaran kembali terjadi Kamis (6/11) sekitar pukul 12.06 WIB di wilayah Desa Salo Timur, tepatnya di perbatasan dengan Desa Ridan Permai. Lahan yang terbakar merupakan lahan mineral milik masyarakat dengan luas mencapai 2,8 hektare.

“Cuaca di lokasi cerah berawan dan tidak ada sumber air di sekitar area terbakar sehingga menjadi kendala utama di lapangan. Namun tim tetap berhasil memadamkan api,” jelas Adi Candra.

Operasi pemadaman melibatkan BPBD Kampar, Dinas Damkar dan Penyelamatan, TNI, Polri, serta perangkat desa setempat. Setelah api padam, petugas masih menemukan beberapa titik asap dan memasang garis polisi (police line) untuk keperluan penyelidikan oleh pihak Gakkum (Penegak Hukum).(*2/kom)

 

Editor : Rindra Yasin
#desa pancur #karhutla #terbakar #hektare