TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Pembangunan pabrik hilirisasi kelapa yang digadang-gadangkan bakal didirikan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau seketika sirna setelah Kementerian Pertanian RI dikabarkan mengalihkan lokasi pembangunan ke Sumatera Utara (Sumut).
Tentunya pembangunan pabrik hilirisasi kelapa yang diharapkan dapat meningkatkan petumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Inhil besar kemungkinan gagal.
Selaku kepala daerah, Bupati Inhil Herman menyatakan protes terbuka terhadap wacana pemindahan lokasi pabrik tersebut ke pihak Kementan yang ditemuinya di Jakarta, belum lama ini.
Melalui media sosial resminya, Bupati Herman mengungkapkan jika Kabupaten Inhil sebagai daerah hamparan kelapa terluas di Indonesia bahkan dunia yang sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi lokasi pembangunan pabrik hilirisasi kelapa.
Ia bahkan mengungkapkan, sesuai data dan fakta yang tersedia sudah sangat kuat untuk menunjukkan kelayakan Kabupaten Inhil sebagai pusat industri kelapa nasional.
’’Dengan seluruh data dan fakta yang tersedia, Inhil secara nyata memenuhi seluruh persyaratan dan kriteria sebagai daerah yang sangat layak untuk pembangunan pabrik hilirisasi kelapa,’’ ucap Bupati.
Herman juga menyampaikan keberatan atas rencana pengalihan lokasi pembangunan tersebut. Ia meminta kementerian terkait meninjau ulang kebijakan secara objektif dan berkeadilan.(ali/*2)
Editor : Arif Oktafian