RENGAT (RIAUPOS.CO) - Peringatan hari jadi ke-69 Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diperingati cukup sederhana, Rabu (19/3). Peringatan hari jadi ini digelar dalam rapat paripurna dewan dan berbuka puasa bersama yang dipusatkan di Gedung Tepak Sirih Poltekes Kemenkes Riau, Jalan M Tahar, Kelurahan Pematang Reba.
Rapat paripurna istimewa dipimpin Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat didampingi Waka I H Adek Chandra ST MSI dan Waka II Doni Rinaldi SE. Sementara dari pihak eksekutif dihadiri Wakil Bupati Inhu Ir H Hendrizal MSI dan Kepala Biro Pemprov Riau mewakili Gubernur Riau DR Jhon Armedi Pinem ST MT.
Hadir juga sejumlah anggota DPRD Riau asal Kabupaten Inhu, Forkopimda Inhu, Plh Sekdakab Inhu Atan SP serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Inhu. Tampak hadir, Ketua Umum Persebaktian Kekerabatan Resam Kerajaan Indragiri Datuk H Raja Maizer Mit SE MSI, Ketua IKA Inhu Pekanbaru Raja Iskandar Rab, Ketum MKA LAMR Inhu Datuk Encik Seri Aljunaidi serta undangan lainnya.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat mengatakan, atas nama pribadi, nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Inhu menyampaikan terima kasih telah hadir memperingati hari jadi ke-69 Inhu tahun 2025.
“Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Nomor 02 Tahun 2023 tentang Hari Jadi Kabupaten Indragiri Hulu menjadi momentum bersejarah. Hari ini (kemarin, red), di usia yang ke 69 tahun, Kabupaten Inhu telah melalui perjalanan panjang yang penuh dinamika, tantangan, serta keberhasilan,” ucapnya membuka rapat paripurna istimewa.
‘’Usia 69 tahun ini bukan menjadi penanda kematangan sebuah daerah, tetapi juga menjadi renungkan capaian yang telah kita raih dengan semangat juang dan kebersamaan untuk Inhu yang semakin maju dan sejahtera. Namum, kita harus menyadari bahwa di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, banyak tantangan yang harus hadapi,’’ tambahnya.
Sabtu Pradansyah Sinurat menjelaskan tantangan tersebut adalah tantangan ekonomi global, perubahan iklim, transformasi digital, hingga pergeseran budaya. ‘’Ini memerlukan kesiapan dan komitmen bersama untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” sebutnya.
Sementara itu, Wabup Inhu Hendrizal mengatakan, pada momentum paripurna ini terselip doa kepada para almarhum/ almarhumah, tokoh-tokoh pejuang yang telah berjasa dalam perjuangan mendirikan Kabupaten Inhu.
“Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) Kabupaten Inhu telah memasuki usia yang ke-69. Tentu ini bukanlah sekadar bilangan tahun yang dirayakan, tetapi sebuah perjalanan panjang yang penuh makna serta telah mengukir jati diri daerah,” ucapnya.
Di usia yang ke-69 ini, dikatakannya ibarat batang yang kokoh di tengah arus, Inhu telah berdiri teguh melewati berbagai tantangan, berlayar di samudera perubahan. Namun tetap berpijak pada adat dan budaya serta nilai-nilai yang menjadi jati diri anak negeri.
‘’Sejak tiga tahun yang lalu, secara resmi telah ditetapkan tanggal lahir kabupaten yang kita cintai ini bukan hanya sebagai pengingat sejarah, tetapi juga sebagai tonggak refleksi dan evaluasi untuk masa depan yang lebih baik,’’ ujarnya.
‘’Momentum peringatan hari jadi ini sudah selayaknya menjadi muhasabah bagi kita semua, bahwa sudah sejauh mana kita berkarya dan memberikan kontribusi dalam melaksanakan pembangunan untuk mewujudkan Kabupaten Inhu yang lebih maju serta kehidupan masyarakatnya yang adil dan sejahtera,’’ tambahnya.
Sebagai putra daerah yang baru saja diberikan amanah untuk memimpin negeri ini, Hendrizal mengatakan begitu besar tanggung jawab yang tertumpang di pundak dirinya bersama Bupati Ade Agus Hartanto.
‘’Maka sejak resmi menjalankan tugas tepat di awal Ramadan lalu, melalui kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan. Kami berkomitmen untuk hadir secara langsung agar kami dapat menyerap aspirasi serta harapan masyarakat sebagai pedoman dalam membuat kebijakan pembangunan ke depan yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” bebernya.(kas)
Editor : Arif Oktafian