RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Kawasan wisata Danau Raja Rengat di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dipadati pengunjung, Selasa (1/4/2025). Pengunjung yang datang, mulai wisatawan lokal hingga berasal dari beberapa daerah di Riau.
Pengunjung yang datang beragam, mulai dari teman sejawat hingga keluarga. Mereka datang dalam rangka mengisi waktu libur dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H tahun 2025.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama liburan, Polres Inhu menyiagakan personel di kawasan wisata Danau Raja Rengat.
Bahkan, Polres Inhu juga mengerahkan sejumlah personel di tempat wisata dan keramaian lainnya.
"Kawasan wisata Danau Raja Rengat menjadi salah satu tempat liburan masyarakat setiap tahunnya dan tempat ini menjadi prioritas bagi kami," ujar Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI melalui Kasi Humas, Aiptu Misran SH, Selasa (1/4/2025).
Tidak saja, kawasan wisata Danau Raja Rengat, Polres Inhu juga menyiagakan personel di sejumlah tempat wisata dalam Kota Rengat, seperti kolam renang dan lainnya.
Patroli dilakukan personel, mulai dari tempat parkir hingga di dalam kawasan wisata.
Pengamanan itu sambungnya, merupakan upaya untuk menciptakan situasi yang kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menikmati liburan.
Kehadiran aparat kepolisian diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.
"Personel telah kami siagakan di beberapa titik strategis, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian," ungkap Aiptu Misran.
Seperti pengamanan di kawasan wisata Danau Raja Rengat tambahannya, dipimpin oleh Kanit II Sat Reskrim Polres Inhu, Iptu Tobert Simanjuntak.
Kemudian didukung sebanyak 13 personel yang ditugaskan untuk menjaga keamanan di lokasi wisata tersebut.
Fokus Pengamanan Polres Inhu tidak hanya melakukan pengamanan secara pasif, tetapi juga aktif melakukan patroli dan pengawasan guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Adapun sasaran utama pengamanan meliputi, menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar area wisata.
"Personel yang diturunkan mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencopetan, penipuan, dan tindak kejahatan serta menertibkan pedagang dan parkir kendaraan agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung," bebernya.
Editor : Rinaldi