RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rengat bersama dengan CV Rosadia Petaho melakukan panen ikan air tawar. Dimana, ikan tawar tersebut dibudidayakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dalam kolam pada area blok hunian.
Kepala Rutan Rengat, Ridar Firdaus Ginting Amd IP SH mengatakan, kegiatan itu menjadi bagian dari pelatihan keterampilan bagi WBP. "Melalui kegiatan itu, khususnya dalam bidang pertanian dan peternakan hendaknya dapat memberikan bekal bermanfaat selama menjalani masa pidana," ujar Ridar Firdaus Ginting, Sabtu (14/6/2025).
Dijelaskannya, saat ini Rutan Rengat memiliki sebanyak enam kolam untuk budidaya ribuan ikan air tawar. Keberadaan kolam tersebut berada dalam areal blok hunian atau berada di dalam lingkungan Rutan.
Untuk panen kali ini sambungnya, ada sebanyak 48 kilogram ikan patin segar. "Kegiatan panen ini rutin dilakukan sebagai bukti komitmen kami dalam mengembangkan program pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi WBP," ungkap Ridar Firdaus Ginting.
Kemudian sebutnya, hasil panen tersebut langsung didistribusikan ke dapur Rutan. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi WBP di Rutan Rengat.
Bahkan, dengan hasil panen itu, Rutan Rengat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam hal ketahanan pangan.
"Melalui program ini diharapkan agar WBP dapat terus belajar keterampilan yang bermanfaat dan menambah wawasan tentang pertanian dan perikanan," sambungnya.
Lebih jauh disampaikannya, melalui program tersebut, salah satu upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Karena hasil dari usaha itu dapat mendukung kebutuhan pangan di Rutan Rengat.
Editor : Rinaldi