Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amerika Serikat V Australia: Usung Spirit MAGA

T
Penulis: Tim Redaksi❯
AMERIKA SERIKAT VS AUSTRALIA. (JPG)
AMERIKA SERIKAT VS AUSTRALIA. (JPG)

Advertisement

SEATTLE (RIAUPOS.CO) - MAGA (Make America Great Again atau Kembalikan Kejayaan Amerika) merupakan slogan politik yang dipopulerkan Presiden Amerika Serikat (AS) Do­nald Trump. Tetapi, versi pelatih timnas AS Mauricio Pochetino, MAGA adalah Usung Spirit MAGA

Make American (soccer) Great Again. Spirit yang selalu diserukan, Poche sapaan akrab Mauricio Pochettino– di ruang ganti timnas AS.

Spirit yang sukses membawa USMNT, sebutan timnas AS  menang meyakinkan 4-1 atas Paraguay mengawali Piala Dunia pada Sabtu (13/6) pekan lalu. Poche pun ingin mendapatkan hasil serupa saat Tim Ream dkk melawan Australia dalam matchday kedua Grup D di Lumen Field, Seattle, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Nasional pukul 02.00 WIB).

Advertisement

Baca Juga: Punya Hubungan Hangat

’’Kita orang Amerika, kita tidak menerima omong kosong. Kurang lebih begitu ucapan lengkapnya,’’ ucap gelandang USMNT Sebastian Berhalter tentang motivasi yang diberikan Poche kepada dia dan rekan setimnya kepada FOX News. ”Meski dia orang Argentina, tetapi dia memiliki pola pikir seperti: Lihat inilah yang kami lakukan. Inilah jati diri kami. Inilah Amerika,’’ tambah Berhalter.

Winger/wingback AS Timothy Weah menambahkan, motivasi Poche berdampak positif dalam gaya permainan tim. ’’Kami jadi lebih agresif. Cara kami bermain, cara kami melakukan pressing, menjadi lebih bagus,’’ beber winger Juventus yang musim lalu dipinjamkan ke Olympique de Marseille itu.

Advertisement

Kritik MLS

Kata-kata motivasi Poche memang berdampak bagi skuad AS di awal Piala Dunia. Meski begitu, ada ucapan mantan pelatih Paris Saint-Germain dan Tottenham Hotspur itu yang memantik kontroversi karena mengritik MLS (Major League Soccer/kompetisi kasta teratas di AS).

Poche menyebut, MLS adalah liga pecundang karena tidak menerapkan promosi dan degradasi. ’’Ketika Anda mengawali musim di MLS dan tidak memenangkan satu laga pun dalam tiga bulan sehingga terjerembap di dasar klasemen, apa konsekuensinya jika tanpa promosi atau degradasi,’’ tuturnya.

Selain MLS, liga American football (NFL), kompetisi bola basket (NBA), serta baseball (MLB) juga tidak menganut promosi degradasi. Alasan utamanya karena liga/kompetisi tersebut menerapkan model bisnis franchise. Jika ada degradasi, nilai franchise bisa anjlok drastis karena pendapatan TV, sponsor, tiket, dan hak siar menurun. ’’Itulah kenapa banyak investor AS memilih ke Eropa,” ucap mantan kiper AS Brad Friedel kepada ESPN.

Berpacu Memulihkan Pulisic

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Amerika Serikat Sikat Paraguay, Menang Besar Skor Akhir 4-1

Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Amerika Serikat Sikat Paraguay, Menang Besar Skor Akhir 4-1

Piala dunia 2026, amerika serikat vs paraguay, timnas sepakbola amerika tuan rumah piala dunia menang 4:1 dan sikat paraguay di laga grup d

Apakah Donald Trump “Dihukum” di Midterm?

Apakah Donald Trump “Dihukum” di Midterm?

Pemilu midterm AS 2026 menjadi ujian dukungan politik Donald Trump di tengah polemik perang Iran dan kenaikan biaya hidup.

Lagi, AS Kenakan RI Tarif Impor 10 Persen

Lagi, AS Kenakan RI Tarif Impor 10 Persen

AS kembali kenakan tarif impor 10 persen untuk produk Indonesia lewat Section 301 terkait kebijakan barang hasil kerja paksa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer