RENGAT (RIAUPOS.CO) - Harga bahan kebutuhan pokok (Bapok) sepekan jelang perayaan Iduladha, tergolong stabil. Bahkan, kebutuhan pokok tersedia cukup jelang dan selama perayaan Iduladha.
Hal itu terpantau berdasarkan hasil turun rutin yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Inhu.
"Berdasarkan hasil turun hari ini (Rabu, red) ketersediaan dan harga Bapok tergolong stabil," ujar Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Inhu, Tukiyat S.Sos MH, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Fasilitas Olahraga dan RTH Baru Hadir di Belimbing, Pemko Pekanbaru Siapkan Sport Center untuk Warga
Dijelaskannya, berdasarkan hasil pencatatan harga Bapok sejak awal pekan di Pasar Rakyat Kota Rengat, tidak terjadi kenaikan harga. Padahal, jelang perayaan hari raya Iduladha tinggal sepekan lagi.
Seperti harga cabai merah keriting asal Sumatera Barat (Sumbar), tetap Rp45 ribu perkilogram. Begitu juga dengan harga cabai rawit merah tetap Rp70 ribu per kilogram dan cabai rawit hijau tetap Rp60 ribu per kilogram.
Tidak itu saja, harga daging ayam ras juga tidak terjadi kenaikan dan tetap Rp37 ribu per kilogram. Sedangkan daging ayam kampung tetap Rp65 ribu per kilogram.
"Diprediksi pekan mendatang atau tiga hari jelang perayaan Iduladha akan terjadi kenaikan harga Bapok," ungkapnya.
Baca Juga: Harkitnas Jadi Pengingat ASN Inhil Perkuat Kerja Nyata
Begitu juga dengan harga daging sapi, masih tetap Rp150 ribu per kilogram. Telur ayam ras juga masih tetap dengan harga hari sebelumnya yakni Rp30 ribu per kilogram.
"Harga gula pasir juga masih tetap Rp 19 ribu per kilogram," sambungnya.
Peluang terjadinya kenaikan harga Bapok pada pekan mendatang yakni untuk komoditi seperti kentang, cabai merah keriting hingga bawang merah. "Pekan mendatang, tentunya masyarakat bersiap menghadapi perayaan Iduladha," sebutnya.(kas)
Editor : Edwar Yaman