Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Anak-Anak Palestina Sedang Mengambil Air Dihantam Rudal Zionis Israel, Mereka Bilang Kesalahan Teknis

Redaksi • Senin, 14 Juli 2025 | 23:34 WIB
Seorang anak laki-laki Palestina memeriksa lokasi serangan Israel yang menewaskan warga Palestina yang berkumpul untuk mengambil air , Ahad (13/7/2025).
Seorang anak laki-laki Palestina memeriksa lokasi serangan Israel yang menewaskan warga Palestina yang berkumpul untuk mengambil air , Ahad (13/7/2025).

GAZA (RIAUPOS.CO) – Zionis Israel kembali melakukan kerusakan dan pembunuhan di Gaza. Mereka berdalih bahwa rudal mereka tidak sengaja meleset dari target. Sedikitnya delapan warga Palestina, sebagian besar adalah anak-anak, dan belasan lainnya luka-luka di Gaza saat mereka sedang mengambil air pada Ahad (13/7/2025).

Militer Israel mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Menurut pihak militer, serangan tersebut awalnya ditujukan kepada militan Jihad Islam di area tersebut, namun karena gangguan teknis, rudal jatuh puluhan meter dari sasaran dan mengenai warga sipil.

"IDF menyesalkan adanya kerugian yang dialami warga sipil yang tidak terlibat," demikian pernyataan IDF, seraya menambahkan bahwa insiden tersebut sedang ditinjau.

 Baca Juga: Mualaf Mantan Bintang Film Dewasa Nuray Istiqbal Kini Merasa Cantik dengan Berhijab

Ahmed Abu Saifan, dokter di ruang gawat darurat Rumah Sakit Al-Awda, mengatakan bahwa serangan tersebut mengenai titik distribusi air di kamp pengungsi Nuseirat. Akibatnya, enam anak tewas dan 17 orang lainnya terluka.

Kondisi kekurangan air di Gaza makin parah dalam beberapa minggu terakhir karena krisis bahan bakar membuat fasilitas penyulingan dan sanitasi air terpaksa ditutup.

Karena itu, warga hanya bisa mengandalkan pusat-pusat distribusi air, tempat mereka mengisi wadah-wadah plastik untuk kebutuhan sehari-hari.

 Baca Juga: Keracunan Massal di Rohil: Jumlah Warga Dirawat Menurun Drastis, Sampel Makanan Dibawa ke Labkesda Riau

Beberapa jam setelah serangan di Nuseirat, jurnalis Palestina Ahmad Qandil melaporkan bahwa serangan Israel lainnya menghantam sebuah pasar di Kota Gaza dan menewaskan 12 orang, termasuk seorang dokter spesialis ternama. Dikutip dari Reuters, militer Israel belum memberikan komentar resmi terkait serangan-serangan tersebut.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan pada hari Ahad bahwa lebih dari 58.000 orang telah meninggal dunia sejak perang antara Israel dan Hamas pecah pada Oktober 2023. Dalam 24 jam terakhir saja, 139 korban jiwa kembali tercatat.

Kementerian tidak memisahkan data korban antara warga sipil dan pejuang, tetapi menyebut lebih dari separuh yang meninggal adalah perempuan dan anak-anak.***

 

Editor : Edwar Yaman
#Rudal Zionis Israel #gaza #anak-anak palestina