Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Calon Bupati Kampar Nomor Urut 1 Repol Bertekad Hapus Jual-Beli Jabatan, Ajak Masyarakat Kampar Bersatu

Hendrawan Kariman • Minggu, 3 November 2024 | 16:10 WIB
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kampar nomor urut 1 Repol - Rahmad Jevary Juniardo pada momen debat kandidat Bupati Kampar pada Sabtu (2/11/2024) malam.
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kampar nomor urut 1 Repol - Rahmad Jevary Juniardo pada momen debat kandidat Bupati Kampar pada Sabtu (2/11/2024) malam.

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Labersa Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (2/11/2024) malam, berlangsung sengit.

Hal ini setidaknya tergambar dari riuhnya suara para pendukung pasangan calon (paslo).

Dalam debat sengit ini, isu jual beli jabatan kembali mencuat ke permukaan. Hal itu disinggung Calon Bupati Kampar nomor urut satu Repol.

Menurutnya ada praktik jual-beli jabatan yang ia dengar selama 20 tahun berkecimpung di lembaga legislatif.

Bahkan selama itu pula dia mendengar dan melihat adanya praktik pungutan untuk menjadi tenaga harian lepas (THL) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar. Semua itu menurutnya harus dihentikan karena merusak tatanan pemerintah yang bersih.

"Selama 20 tahun saya di DPRD, praktik jual beli jabatan sudah sangat luar biasa. Selain itu, masuk menjadi THL pun harus bayar. Ini sangat memprihatinkan. Bahkan hari ini kami juga milhat fenomena banyak birokrat kita, camat kita diberdayakan menjadi tim sukses," sebut Repol berapi-api.

Menyoroti praktik kotor yang telah menjangkiti sejumlah instansi pemerintahan, Repol menanyakan bagaimana para paslon lain mengatasi persoalan tersebut.

Menanggapi hal ini, Cabut nomor 2 Yusri, menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Ia mengusulkan agar dilakukan evaluasi mulai dari level terendah hingga tertinggi.

"Kabupaten Kampar harus menerapkan good governance. Semua harus transparan dan terbuka untuk publik. Penempatan pejabat harus sesuai dengan kompetensi dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Yusri.

Senada dengan Yusri, Cabub nomor 3 Ahmad Yuzar juga menyetujui perlunya merekrut pejabat secara bersih dan objektif. Ia menekankan bahwa tim sukses tidak boleh diprioritaskan dalam penempatan jabatan.

Baca Juga: Pemkab Kepulauan Meranti Riau Terima 4 Laporan Korban Penyiksaan Judi Online di Luar Negeri

"Kita harus basmi praktik jual beli jabatan. Rekrutmen harus berdasarkan kompetensi dan tidak ada intervensi dari pihak manapun," tegas Ahmad Yuzar.

Cabub nomor 4 Yuyun Hidayat turut menyuarakan pentingnya transparansi dalam pemerintahan. Ia berharap Kabupaten Kampar dapat menjadi contoh dalam penerapan pemerintahan yang bersih dan baik.

"Tidak ada lagi tempat untuk praktik jual beli jabatan. Kita harus bersama-sama membangun Kabupaten Kampar yang lebih baik," ujar Yuyun Hidayat.

Repol dalam closing statementnya pada debat publik paslon bupati dan wakil bupati Kampar 2024 mengatakan, diperlukan ketulusan dan keberanian dalam membangun Kabupaten Kampar.

"20 tahun lebih kami di DPRD Kampar, perjalanan panjang yang membuat kami sadar membangun Kampar perlu ketulusan dan keberanian," ucap alumni UIN Suska Riau dan juga MAN 1 Pekanbaru ini.

Repol bertekad, apabila diamanahkan memimpin Kabupaten Kampar, ia akan menciptakan birokrasi yang bersih tanpa suap serta membantu perekonomian masyarakat yang adil.

Dengan pemerintah yang transparan, maka akan mudah memperbaiki kualitas di berbagai bidang. Mulai dari kualitas infrastruktur, pendidikan hingga kesehatan yang prima.

"Kita ingin menciptakan birokrasi yang bersih tanpa suap, kita ingin membantu perekonomian masyarakat yang adil, kita ingin membangun insfratruktur yang berkualitas, kita ingin memperbaiki pelayanan kesehatan yang prima, pendidikan yang berkualitas,'' tegasnya.

Untuk mencapai cita-cita tersebut Repol bersama Ardo mengajak semua masyarakat Kabupaten Kampar untuk bersatu. Hanya dengan bersatu, kompak denganhati yang tulus Kampar bisa majum

"Bersatu dalam sebuah ketulusan, bersatu dalam sebuah keberanian, bersatu menolak cara-cara kotor ingin membeli suara rakyat, bersatu menolak mengumpul-ngumpul KTP yang bergerilya di desa-desa, bersatu dalam kebersamaan," ungkapnya.

Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : M. Erizal
#debat publik #nomor urut 1 #pilkada kampar #pilkada 2024 #repol