KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar memastikan kondisi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar hingga Ahad (18/5/2026) sore masih aman dan terkendali.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, berdasarkan laporan harian BPBD, tidak terdapat kejadian bencana maupun titik panas (hotspot) di Kabupaten Kampar.
Baca Juga: Di Kandang Sederhana Peternakan Aisyah, Boya Menjaga Harapan Musim Kurban
“Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Kampar diperkirakan berawan dengan suhu berkisar 27 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 74 persen,” ujar Adi Candra.
Ia menjelaskan, angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 5,1 kilometer per jam dan jarak pandang mencapai 9 kilometer.
BPBD Kampar juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah. Daerah yang berpotensi terdampak antara lain XIII Koto Kampar, Tapung, Tapung Hilir, Tapung Hulu, Salo, Koto Kampar Hulu, Kuok, Kampar Kiri Hilir, Bangkinang, dan Kampar Kiri Tengah.
Baca Juga: Jaga Fungsional Jalan, BPJN Riau Gesa Perbaikan Ruas Jalan Pekanbaru-Padang
Selain itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar berdasarkan data AQMS/ISPU tercatat berada pada angka 95 dengan kategori sedang. Parameter kritis yang terpantau yakni PM2,5.
Sementara itu, kondisi PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB tercatat memiliki elevasi waduk 82,49 meter di atas permukaan laut (mdpl). Outflow turbin dan inflow waduk masing-masing berada pada angka 319,03 meter kubik per detik.
Adi Candra menegaskan, BPBD Kabupaten Kampar terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi wilayah untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
Editor : M. Erizal