KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar memastikan tidak ada kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar hingga Ahad (24/5/2026) sore. Meski kondisi cuaca terpantau cerah, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menyampaikan, berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, suhu udara di Kabupaten Kampar berkisar antara 29 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70 persen. Sementara kecepatan angin tercatat sekitar 3 kilometer per jam dari arah barat.
“Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar. Kondisi tersebut dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, sehingga masyarakat diminta tetap waspada,” ujar Adi Candra.
Baca Juga: Pekanbaru Jadi Percontohan, Meranti Pelajari Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis LPS
Ia juga memastikan hingga laporan diperbarui pada pukul 16.00 WIB, tidak ditemukan hot spot atau titik panas di wilayah Kabupaten Kampar.
Selain kondisi cuaca, BPBD Kampar turut memantau kualitas udara melalui data AQMS/ISPU Kabupaten Kampar. Hasil pemantauan menunjukkan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada di angka 87 dengan kategori sedang. Parameter kritis kualitas udara didominasi oleh PM 2,5.
Sementara itu, perkembangan kondisi PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB menunjukkan elevasi waduk berada di level 81,96 meter di atas permukaan laut (mdpl). Adapun inflow waduk dan outflow turbine tercatat seimbang, masing-masing sebesar 232,61 meter kubik per detik.
Baca Juga: Besok Sore, Hasil UTBK SNBT 2026 Resmi Diumumkan, Berikut Link Resmi dan Cara Download Sertifikatnya
Adi Candra menegaskan, BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca dan potensi bencana guna memastikan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi kemungkinan kondisi cuaca ekstrem.(kom)
Editor : Edwar Yaman