KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Dua unit rumah permanen di Jalan Sungai Kampar, belakang Pendopo Rumah Dinas Bupati, RT 001/RW 002, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, hangus dilalap api, Rabu (22/7) pagi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun dua kepala keluarga (KK) terdampak dan terpaksa mengungsi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar Yuricho Efril melalui Kepala Seksi Operasional Herman Joni mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 08.45 WIB. Tim pemadam kemudian bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.50 WIB untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke permukiman di sekitarnya.
‘’Berdasarkan laporan Danton II Ricky Fauzan Riza, objek yang terbakar merupakan dua unit rumah permanen. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,’’ ujar Herman.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Bulog Kampar Sediakan 2 Ton Beras SPHP dan 1.200 Liter Minyakita dalam GPM
Dalam upaya penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar mengerahkan 38 personel yang terdiri atas 30 personel dari Pos Induk Bangkinang dan delapan personel dari Pos Tapung.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi dengan dukungan satu unit mobil tangki PDAM untuk menyuplai kebutuhan air selama proses pemadaman.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Belakang Pendopo Bupati Kampar, Dua KK Kehilangan Tempat Tinggal
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api selama hampir tiga jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Sementara itu, besaran kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Baca Juga: BPBD Kampar Imbau Warga Tetap Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.(kom)
Editor : Arif Oktafian