TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kuantan Singingi, terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait Administrasi Kependudukan (Adminduk) dengan pelayanan secara digitalisasi atau secara online.
Beberapa waktu lalu, Disdukcapil telah menerapkan program pelayanan sistem adminduk online, cepat, akurat dan humanis (SOACAH). Inovasi digitalisasi yang terintegrasi ini sudah membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan adminduk, sehingga sekarang tidak lagi terjadi penumpukan pengunjung di Kantor Disdukcapil Kuansing.
Sepeti yang disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi Mahviyen Trikon Putra, melalui Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Yasrizon kepada wartawan, Kamis (27/6) menyebutkan bahwa, dengan adanya sistem itu, masyarakat merasa terbantu.
"Silakan akses website http://siagadukcapil.kuansing.go.id. Pelayanan secara saocah ini dibuat untuk mengurus kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akte kelahiran, dan akta kematian serta adminduk lainya," kata Yasrizon.
Sejak adanya sistem pelayanan secara online itu, kata Yasrizon, tidak lagi terjadi penumpukan pengunjung atau masyarakat di Kantor Disdukcapil untuk mengurus Adminduk. Jika dilihat dari angka pelayanan adminduk periode bulan Mei 2024, ada 909 penerbitan akte lahir, dan 828 kartu indentitas anak (KIA ).
Yasrizon mengakui, maksimalnya pelayanan saocah ini berkat sinergisitas antara pihak rumah sakit, klinik dan pemerintah desa se-Kuansing. Disdukcapil Kuansing sudah melakukan MoU dengan 13 institusi untuk menerbitkan akte kelahiran dan KIA yakni Dinas Sosial, RSUD Telukkuantan, 1 unit RSIA, 9 klinik, dan Dinas BP2KBP3A Kuansing.
"Kami berharap, dengan adanya inovasi seperti ini, masyarakat tidak lagi repot mengurus adminduk hingga ke Kota Telukkuantan. Selain jarak tempuh yang jauh, juga ada risiko kecelakaan dalam perjalanan. Disdukcapil juga sedang menerapkan pelayanan jemput bola turun ke desa-desa dalam melayani adminduk," kata Yasrizon.(ade)
Editor : RP Arif Oktafian