TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU), hari ini, Senin (25/11), mulai distribusikan semua logistik pemilihan gubernur-wakil gubernur Riau dan bupati-wakil bupati Kuansing ke PPK.
Dari jadwal, pendistribusian semua logistik itu dilakukan dalam dua hari. Di mana logistik itu dimasukan ke dalam 1.216 kotak.
Hari pertama, 25 November 2024 di distribusikan ke 14 kecamatan dengan jumlah 1.036 kotak. Sementara tanggal 26 November 2024, logistik distribusikan untuk satu kecamatan, yakni Kuantan Tengah dengan 180 kotak.
Itu disampaikan Ketua KPU Kuansing Wawan Ardi saat pelepasan logistik di KPU Kuansing. Karena itu, dalam pendistribusian logistik ini meminta bantuan Polri dan TNI dalam pengawalan.
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK mengatakan, kalau Polres Kuansing siap melakukan pengawalan logistik sampai ke PPK dan nantinya dari PPK ke PPS.
Laporan yang diterimanya dari Kalaksa BPBD Kuansing, banjir telah surut. Di hulu sungai Kuantan, air sungai Kuantan surut 60 cm. Begitu juga dengan TPS rawan banjir di kecamatan Cerenti, Inuman, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang dan Pangean juga sudah surut. "Titik TPS yang rawan banjir, kemarin sudah surut dan tidak terendam banjir lagi," katanya.
Untuk distribusi logistik, menurut Ketua Bawaslu Kuansing Mardius Adi Saputra SH MH, mereka sudah siap melakukan backup distribusi logistik oleh PPK. Untuk masa tenang, Bawaslu melakukan patroli pada malam hari mencegah terjadinya pelanggaran pidana pemilu. "Mudah-mudahan tetap aman," katanya.
Bawaslu mengimbau, agar semua peserta pilkada tidak melakukan pelanggaran pidana pemilu, tidak melakukan money politik, tidak membagi-bagikan barang, seperti jam dan lainnya dimasa tenang yang masuk dalam pelanggaran pidana pemilu. Sebab, bila dilaporkan dan terbukti, bisa di dis sebagai peserta pemilu. Bahkan Bawaslu siap 24 jam terima laporan bila ada laporan pengaduan ke Bawaslu.
Editor : RP Rinaldi