TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Kabupaten Kuansing memastikan sebagai daerah yang mendapatkan bantuan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI. Pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat itu akan dimulai pada tahun 2026 mendatang. Sebab, saat ini Kementerian PU RI tengah melakukan proses pelelangan pembangunan Sekolah Rakyat termasuk untuk Kabupaten Kuansing.
"Saya diberi kabar oleh Kementerian Sosial, bahwa Kementerian PU tengah melakukan proses pelelangan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk di Kuansing. In sya Allah, setelah lelang selesai akan dilanjutkan pembangunan fisik gedung di 2026,"ungkap Wakil Bupati (Wabup) Kuansing H Muklisin, Selasa (30/9/2025).
Pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kuansing, dialokasikan sebesar Rp200 miliar. Di mana pembangunannya akan dilakukan secara bertahap. Gedung Sekolah Rakyat Kuansing, akan dibangun di atas lahan sekitar 8 hektare, di kawasan Sport Center Kuansing.
Sekolah Rakyat ini akan dilengkapi bangun gedung utama belajar mengajar, asrama murid dan guru, fasilitas olahraga, musala dan fasilitas lainnya. Sementara untuk murid, Kabupaten Kuansing sudah menuntaskan seleksi siswa dan murid yang mendapat program pendidikan Sekolah Rakyat di Kuansing ini. Mulai SD, SMP dan SMA dari anak-anak Kuansing yang kurang mampu.
"Di Sekolah Rakyat ini semua di biaya pemerintah dan gratis. Anak-anak kita hanya fokus mengikuti pendidikan," ujarnya.
Program Sekolah Rakyat memang bertujuan untuk membantu anak-anak di tanah air yang kurang mampu agar mereka bisa mengenyam dan menuntaskan pendidikan mereka hingga SMA.
Muklisin berharap, program Sekolah Rakyat ini bisa dimanfaatkan dan berjalan sukses di Kabupaten Kuansing.(dac)
Editor : Edwar Yaman