Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Siapkan Generasi Muda yang Cerdas Saring Informasi di Era Digital dengan Pelatihan Jurnalistik dan Konten Kreator

Desriandi Candra • Jumat, 27 Februari 2026 | 01:25 WIB

 Pelatihan Jurnalistik dan Konten Kreator, Kamis (26/2/2026) di aula Kantor Camat Kuantan Tengah.
Pelatihan Jurnalistik dan Konten Kreator, Kamis (26/2/2026) di aula Kantor Camat Kuantan Tengah.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 40 siswa-siswi SMP dan SMA se-Kecamatan Kuantan Tengah, memenuhi aula kantor Camat Kuantan Tengah yang sederhana.

Didampingi guru pendamping, mereka terlihat antusias dan fokus mengikuti pelatihan Jurnalistik dan Konten Kreator yang ditaja Forum Literasi Kuansing (FOLIKU) berkolaborasi dengan pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah bagi pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (26/2/2026).

Dari pagi hingga sore, mereka nampak mengikuti dengan sungguh-sungguh setiap materi yang disajikan oleh dua orang nara sumber yang diundang khusus memberikan materi pelatihan itu.

Masing-masing, wartawan Riau Pos Desriandi Candra yang juga Ketua PWI Kabupaten Kuansing menyampaikan materi Teknik Dasar Jurnalistik, serta Ruri Tirta Kumala Dewi SPd yang mengulas dunia konten kreator.

Keduanya memberikan pemaparan interaktif, dilengkapi contoh kasus dan diskusi yang melibatkan peserta secara aktif.

Pelatihan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Zulmaswan SPd MM mewakili Kepala Dinas, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Shanti Evi Dimeti SH, Camat Kuantan Tengah Eka Putra SSos MSi, dan Ketua Forum Literasi Kuansing (Foliku) Ronaldo Rozalino SSn MPd.

Sekretaris Disdikpora Kuansing, Zulmaswan menyebitkan pentingnya literasi digital bagi pelajar di tengah derasnya arus informasi sekarang ini.

Menurutnya, kemampuan jurnalistik dasar tidak hanya melatih keterampilan menulis, tetapi juga membentuk karakter kritis, jujur, dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi.

“Kami berharap pelatihan seperti ini mampu melahirkan pelajar yang tidak mudah terpengaruh informasi keliru, serta memiliki keberanian untuk menyuarakan kebenaran melalui cara-cara yang beretika,” ujar Zulmaswan.

Sementara di sisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing, Shanti Evi Dimeti, menilai pelatihan jurnalistik dan konten kreator yang dilaksanakan bagi siswa-siswi SMP dan SMA se Kecamatan Kuantan Tengah ini, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan budaya baca dan tulis.

Literasi, menurutnya, bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan proses memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Memang pelatihan jurnalistik dan konten kreator yang dilaksanakan ini, sambung Camat Kuantan Tengah Eka Putra, bertujuan agar generasi muda Kuansing, seperti siswa-siswi SMP dan SMA memiliki pengetahuan bagaimana menyaring informasi maupun berita yang layak untuk di konsumsi bagi usia mereka.

Bisa membedakan mana berita hoax dan yang bukan. Menjadi pelopor bagi sekolah mereka dalam menyampaikan informasi-informasi atau berita positif bagi sekolah mereka sendiri dengan menggunakan media maupun membuat konten kreatof yang edukatif dan positif.

"Ini sangat penting, apalagi dengan media sosial sekarang ini, informasi apa saja bisa dalam waktu sebentar menyebar. Makanya dengan pelatihan ini, anak-anak kita punya pengetahuan dan terhindar dari hal yang negatif," ujarnya.

Literasi adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia. Ia berkomitmen mendorong kegiatan edukatif seperti ini agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. (dac)

Editor : M. Erizal
#pelatihan jurnalistik #Kuantan Tengah #kuansing #pelatihan konten kreator