Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dunia Pers Berduka, Wartawan Senior Salim Said Wafat di Usia 81 Tahun

Redaksi • Minggu, 19 Mei 2024 | 08:13 WIB

Wartawan senior Salim Said meninggal dunia.
Wartawan senior Salim Said meninggal dunia.
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO)-- Dunia pers Indonesia berduka, wartawan senior Salim Said wafat, Sabtu malam (18/5/2024) di usia 81 tahun.

Wartawan senior Salim Said meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo atau RSCM pada Sabtu sekitar pukul 19.33 WIB akibat sakit yang dideritanya. Salim Said merupakan mantan Duta Besar RI di Ceko.

Wartawan senior Salim Said lahir pada 10 November 1943 di Amparita, Afdeling Parepare, Hindia Belanda atau saat ini Provinsi Sulawesi Selatan saat ini. Kabar duka ini tersiar di grup-grup wartawan dalam aplikasi berbagi pesan WhatsApp.Baca Juga: Kanker Serviks Berbahaya bagi Perempuan, Simak Cara Pencegahannya

"Sahabat kita, wartawan senior, tokoh pers dan perfilman Nasional, Prof Dr Salim Said, telah tiada. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun," tulis pesan itu.

Malamnya jenazah disemayamkan di rumah duka, Jalan Redaksi No 149, Komplek Wartawan PWI Cipinang, Jakarta Timur. Menurut rencana almarhum dikebumikan Ahad (19/5/2024) siang di Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun mengungkapkan bahwa Salim Said adalah wartawan senior yang kini lebih dikenal sebagai akademisi karena kemampuan intelektualnya.Baca Juga: Ini yang Jadi Penyebab Agnez Mo Desak Akun X yang Mencapnya Pro Zionis untuk Minta Maaf

“PWI Pusat sangat berduka atas wafatnya Prof Salim Said, seorang wartawan di Majalah Tempo, yang belakangan malah lebih dikenal sebagai intelektual,” ujar Hendry Bangun, Sabtu (18/5/2024).

Semasa hidupnya, Salim Said telah menjadi teladan bagi seluruh insan pers di Indonesia. Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam, karena Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh pers besarnya.

 “Kita kehilangan tokoh pers besar yang semakin jarang tampak, padahal dunia pers membutuhkan keteladanan seperti Prof Salim Said yang produktif dengan karya bermutu, dan tidak pernah takut menyatakan kebenaran,” ungkap Hendry Ch Bangun.

Editor : RP Edwar Yaman
#salim said meninggal #salim said #wartawan senior