Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Cuti ASN Sektor Layanan Esensial Dibatasi

jpg • Selasa, 17 Desember 2024 | 09:43 WIB
Ilustrasi PNS. Gaji PNS akan naik tahun depan atau di pemerintahan Prabowo Subianto.
Ilustrasi PNS. Gaji PNS akan naik tahun depan atau di pemerintahan Prabowo Subianto.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Rini Widyantini meminta para menteri, pimpinan lembaga, gubernur, bupati, dan wali kota menjamin serta memastikan layanan publik esensial tetap tersedia dalam masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Karena itu pula, me­reka diminta selektif memberikan cuti tahunan kepada para aparatur sipil negara (ASN). ‘’Cuti ini tentunya tetap diprioritaskan untuk pegawai yang merayakan Natal,’’ ungkap Rini. Seperti tertuang dalam Surat Edaran Menteri PAN-RB No 06/2024 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang dirilis, Senin (16/12).

Layanan esensial yang dimaksud misalnya yang terkait kesehatan, transportasi, dan keamanan. Dia menambahkan, pemberian cuti harus mempertimbangkan beban kerja, sifat, karakteristik tugas, serta jumlah pegawai dari instansi pemberi layanan.

Dalam rapat terbatas yang membahas persiapan Nataru di Jakarta kemarin, Presi­den Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk memastikan kelancaran dan keamanan Nataru. Mereka diminta mengecek dan memastikan kesiapan Nataru secara maksimal.

‘’Ini agar seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan hari-hari tersebut dengan penuh kebaikan, penuh sukacita, dan yang terpenting dengan penuh rasa aman dan nyaman,’’ ujarnya.

Pemetaan Sarana-Prasarana

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, persiapan sarana dan prasarana telah dipetakan. Sebab, pergerakan orang selama Nataru akan sangat besar.

Diperkirakan 110 juta masya­rakat melakukan mobilitas, baik antardaerah maupun di dalam provinsi yang sama, ujar AHY seusai ratas. Secara umum, AHY mengklaim kesiapan sudah berjalan baik. Dari sisi infrastruktur, semua terminal, bandara, pelabuhan, hingga jalanan dalam kondisi baik.

Di ruas tol Jawa, sudah ada 90-an tempat istirahat yang disiapkan. Untuk mengantisipasi kemacetan, sejumlah tol yang dalam penyelesaian juga akan dibuka secara fungsional. Salah satunya di rute Klaten–Prambanan. Ada juga penambahan kapasitas jalan tol di sejumlah ruas. Misalnya, di Cikampek terjadi penambahan dari tiga menjadi empat jalur. Non-tol juga akan terus kita persiapkan, katanya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengisyaratkan stimulus penurunan harga tiket hanya berlaku untuk pesawat. Sementara itu, jalur darat dan laut tidak ada. ‘’Tarif sementara yang berlaku sekarang ya normal,’’ jelasnya.

Namun, untuk membantu sebagian masyarakat, pemerintah memberlakukan program mudik gratis di beberapa titik. Termasuk di jalur laut. Untuk kuotanya, di jalur darat terdapat mudik gratis bagi 3.500 penumpang. ‘’Di jalur laut, ada tiket gratis Nataru untuk 29.972 penumpang. Untuk 100 ruas yang dilayani. Untuk kereta api angkutan motor gratis juga ada,’’ jelasnya.

Titik Rawan

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan, telah dipetakan titik kemacetan dan titik rawan kecelakaan di seluruh Indonesia. Hasilnya, terdapat lebih dari 700 titik rawan kecelakaan dan kemacetan. ‘’Namun, yang menjadi concern kita untuk Nataru ini, sesuai dengan prediksi Kemenhub, sebagian besar yang ada di Pulau Jawa,’’ jelasnya.

Titik rawan kemacetan dan kecelakaan di jalan tol itu di antaranya ruas Batang–Semarang dan Japek Selatan. Untuk tol Solo–Ngawi ada di Km 543, kemudian Ngawi–Surabaya. Lalu, terdapat titik lelah yang menjadi black spot. ‘’Setidaknya ada empat titik lelah di jalan tol yang telah dideteksi. Nanti semua titik rawan ini diumumkan agar masyarakat mengantisipasi,’’ tegasnya.

Korlantas juga tengah melakukan evaluasi penerapan contraflow. Rencananya, contraflow tetap diberlakukan saat volume arus lalin meningkat sampai rasionya di atas 8. ‘’Kita akan lakukan contraflow dengan beberapa evaluasi,’’ ujarnya.

Bukan hanya itu, Korlantas bersama Jasa Marga akan mengatur kerapatan cone atau pembatas jalan dari 10 meter menjadi 5 meter, lalu di setiap 1 kilometer terdapat water barrier. ‘’Kemudian ditambahkan lampu LED, ada spotlight, sehingga pada malam hari bisa dilakukan pengaturan jalan,’’ jelasnya.

Selanjutnya, ada rambu maksimal 40 km per jam di jalan tol. Disiapkan pula safety car setiap 30 menit. ‘’Dengan safety car, kita akan pandu sehingga bisa mengendalikan kecepatan kendaraan di jalan tol,’’ paparnya.(far/idr/mia/hen/c19/ttg/jpg)

Editor : Rindra Yasin
#libur nataru #asn sektor layanan #Aparatur Sipil Negara (ASN) #cuti asn