LONDON (RIAUPOS.CO) – Liga Champions musim ini juaranya adalah Real Madrid. Tim berjuluk Los Blancos itu dinobatkan sebagai ‘Raja Turnamen’ setelah menang 2-0 atas jagoan Jerman, Borussia Dortmund di Wembley, London, Ahad (2/6/2024) dini hari.
Kemenangan Real Madrid tercipta pada di babak kedua lewat tandukan Dani Carvajal pada menit ke-74, dan gol Vinicius Junior sembilan menit kemudian.
Hasil itu membuat Real Madrid layak menyandang sebagai ‘Raja Turnamen’ setelah mengoleksi gelar ke-15. Los Blancos telah mengoleksi gelar sejak musim 1955–56, 1956–57, 1957–58, 1958–59, 1959–60, 1965–66, 1997–98, 1999–2000, 2001–02, 2013–14, 2015–16, 2016–17, 2017–18, 2021–22, 2023-24.Baca Juga: Mau Tahu 4 Manfaat Air Mawar untuk Wajah, Salah Satunya Dapat Mengurangi Jerawat
Keberhasilan ini sekaligus menjadi momen membahagiakan bagi Toni Kroos, karena gelandang asal Jerman ini akhirnya meraih trofi prestisius di pengujung masa baktinya bersama Madrid. Mantan gelandang Bayern Munchen itu dikabarkan akan pensiun, bahkan dirinya akan gantung sepatu setelah Euro 2024. Fakta itu membuatnya tak dapat menutupi kebahagiaan ketika digantikan Luka Modric pada menit ke-86.
Sementara bagi Dortmund, kutukan gagal menang di Wembley berlanjut. Die Borussen juga mengalami nasib serupa ketika kalah dari Bayern 1-2 di final Liga Champions 2012-13. Kekalahan ini menjadi momen menyedihkan bagi Marco Reus, pemain veteran yang memutuskan meninggalkan Signal Iduna Park di akhir musim ini.Baca Juga: Pendiri Realme Pastikan Smartphone Seri GT Realme Bakal Comeback, Indonesia Kebagian
Walau begitu, Dortmund layak mendapatkan apresiasi. Mereka tetap memberikan perlawanan, bahkan nyaris memperkecil kedudukan. Sayang, sundulan pemain Dortmund dinyatakan off-side oleh asisten wasit. Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Dortmund tak kalah produktivitas. Mereka memang kalah penguasaan bola, yakni 47 persen berbanding 53 milik Madrid.
Namun, mereka menang dalam tendangan penjuru, jumlah tendangan ke gawang, serangan balik, hingga penyelamatan kiper. Sayang, dewi fortuna belum berpihak kepada Die Borussen.
Editor : RP Edwar Yaman