Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penonton Liar Masuk Stadion di Laga Timnas Indonesia vs Australia, PSSI Investigasi Keterlibatan Orang Dalam

Redaksi • Rabu, 11 September 2024 | 23:05 WIB
Pesepak Bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen berduel bola dengan pemain sepak bola Timnas Australia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pesepak Bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen berduel bola dengan pemain sepak bola Timnas Australia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Adanya 'penonton siluman' alias mereka yang masuk ke dalam area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta tanpa tiket di tengah pertandingan, mulai menyeruak.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga bakal mengusut dan menginvestigasi kasus adanya 'penonton siluman' tersebut.

Euforia Timnas Indonesia menahan imbang Australia 0-0 pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 memang sedikit ternodai. Itu karena terdapat 'penonton siluman' tadi malam.

Semua bermula saat para penggemar tak bertiket memaksa dan menerobos gerbang ke area ring road. Mereka masuk dengan memanfaatkan celah saat petugas hendak masuk lewat gerbang B.

Tapi, petugas di gerbang tersebut tak mampu menahan masifnya suporter gelap tersebut. Mereka pun langsung menerobos masuk melalui zona tiga pintu 8-11. Petugas dan steward yang berjaga juga gagal mencegah para penonton siluman yang merangsek masuk. Mereka pun masuk ke area tribune.

Arya Sinulingga mengetahui masalah itu sejak malam beberapa lama setelah kejadian. PSSI pun bakal langsung menginvestigasi. "Kami sejak tadi malam sudah mengindetifikasi hal ini, dan kami sedang melakukan investigasi apakah ada 'orang dalam' atau siapapun yang melakukan hal ini," kata Arya dalam keterangan resminya.

Buntut kejadian tersebut, Arya mengatakan bahwa panitia pelaksana telah melakukan perombakan total terhadap manajemen keamanan untuk masuk ke dalam stadion. Itu dilakukan agar saat pertandingan kandang Indonesia berikutnya pada November bisa lebih baik.

"Itu yang sudah pasti. Perubahan total manajemen keamanan masuk ke stadion akan melibatkan pihak-pihak yang sudah profesional dalam melakukan crowd management. Hal ini akan dilakukan pada saat kita kembali jadi tuan rumah pada Bulan November," ucap Arya Sinulingga.

Sumber: JawaPos.com

Editor : M. Erizal
#pssi #gbk #Pertandingan Timnas Indonesia #timnas