Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho Tampil Gemilang Lawan Arab Saudi, Berikut Perjalanan Karier Singkatnya

Redaksi • Rabu, 20 November 2024 | 08:18 WIB
Gelandang serang Timnas Indonesia Marselino Ferdinan (kiri) saat berhadapan dengan kiper Arab Saudi Ahmed Alkassar. Marcelo cetak dua gol kemenangan Indonesia.
Gelandang serang Timnas Indonesia Marselino Ferdinan (kiri) saat berhadapan dengan kiper Arab Saudi Ahmed Alkassar. Marcelo cetak dua gol kemenangan Indonesia.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho, dua nama yang jadi sorotan saat mengalahkan Arab Saudi 2-0 di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Marselino dengan dua golnya di masing, masing babak,sedangka Rizky Ridho debgan pebam;ilan solidnya di lini be;akang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (19/11/2024).

Kedua pemain ini bukan hanya bintang di Timnas Indonesia tetapi juga bukti nyata sukses pembinaan bakat muda di klub internal mereka di Surabaya.

Marselino Ferdinan memulai kariernya di klub Bintang Timur yang berlaga di Kompetisi Kapal Api Persebaya (KKAP) Seri A U-15. Pada musim 2019, ia tampil impresif dengan mencetak tiga gol dari empat pertandingan, sebuah torehan luar biasa untuk gelandang serang muda.

Gol pertamanya di KKAP terjadi pada pekan ketiga saat Bintang Timur menang telak 6-0 melawan Haggana. Marselino mencetak dua gol di laga tersebut, memperlihatkan insting menyerang yang tajam sejak usia belia. Performa Marselino terus berlanjut di pekan keempat dengan mencetak satu gol dalam kemenangan 4-0 atas Al Rayyan. Keberhasilannya mencetak gol dalam dua laga berturut-turut membuat namanya semakin dikenal di kancah sepakbola muda Surabaya.

Setelah penampilan apiknya di KKAP, Marselino bergabung dengan Persebaya U-16 untuk tampil di Elite Pro Academy U-16. Gol pertamanya untuk Persebaya U-16 tercipta saat mereka kalah 1-2 dari Kalteng Putra pada 3 Mei 2019. Namun, Marselino segera bangkit dengan mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Borneo FC di pertandingan berikutnya. Penampilannya yang konsisten membuatnya dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-15 di ajang Piala AFF U-15 2019.

Di awal kariernya bersama Timnas Indonesia, Marselino menjelma menjadi predator mematikan dengan mencetak lima gol dalam lima pertandingan. Peran besarnya membantu Indonesia melaju hingga babak semifinal menunjukkan potensinya sebagai gelandang serang masa depan.

Marselino adalah adik dari gelandang Persebaya senior, Oktafianus Fernando, yang juga dikenal karena dedikasi dan talenta sepakbolanya. Jalan panjang yang dilalui Marselino sejak Liga Persebaya hingga kini menjadi andalan Timnas Indonesia adalah buah dari kerja keras dan pembinaan yang baik.

Sementara itu, Rizky Ridho memulai karier sepak bolanya bersama klub internal El Faza. Bek tengah tangguh ini ditempa dalam atmosfer kompetitif Liga Persebaya, yang menjadi fondasi kuat bagi perkembangannya sebagai pemain. Rizky Ridho menunjukkan kemampuan bertahannya yang solid sejak usia dini, membuatnya cepat menarik perhatian pelatih Persebaya U-16. Berkat kerja kerasnya, ia terus naik level hingga menembus tim Persebaya senior dan menjadi pilar penting di lini belakang.

Karier Rizky Ridho semakin cemerlang ketika ia mendapat panggilan dari Timnas Indonesia untuk berlaga di berbagai turnamen internasional. Sebagai jebolan Liga Persebaya, Rizky membawa kebanggaan tersendiri bagi klub dan komunitas sepakbola Surabaya.

Kisah perjalanan Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan adalah bukti nyata betapa pentingnya kompetisi internal dalam mencetak pemain berbakat. Klub seperti Bintang Timur dan El Faza menjadi pijakan awal bagi kedua pemain ini untuk meraih sukses di level nasional dan internasional.

Kini, Marselino dan Rizky Ridho menjadi andalan Shin Tae-yong dalam upaya Timnas Indonesia meraih tiket menuju Piala Dunia 2026. Mereka membawa pengalaman dan kualitas yang ditempa sejak awal di Liga Persebaya.

Dari mencetak gol di lapangan-lapangan kecil Surabaya hingga tampil di stadion megah dengan bendera merah putih, perjalanan mereka penuh inspirasi. Jejak langkah mereka membuktikan dengan dedikasi, disiplin, dan dukungan dari komunitas, mimpi besar bisa menjadi kenyataan.

Marselino dan Rizky adalah simbol regenerasi sepakbola Indonesia yang sukses. Keduanya telah menjadi inspirasi bagi pemain muda lain untuk berani bermimpi dan bekerja keras demi mencapai level tertinggi.

Dukungan Persebaya sebagai klub juga tidak bisa diabaikan dalam perjalanan keduanya. Dengan sistem pembinaan yang baik, Persebaya telah mencetak banyak pemain muda berbakat yang mampu bersaing di level internasional. 

Dengan usia yang masih muda, Marcelibo Ferdinan dan Rizky Ridho masih memiliki jalan panjang untuk terus berkembang. Namun, apa yang telah mereka capai sejauh ini adalah pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi. Melalui perjalanan dari Liga Persebaya hingga Timnas Indonesia, Marselino dan Rizky membuktikan mimpi besar dimulai dari langkah kecil. Bagi generasi muda, kisah mereka adalah motivasi untuk terus bekerja keras dan tidak pernah menyerah.***

 

Editor : RP Edwar Yaman
#kualifikasi piala dunia 2026 #Rizky Ridho #Marselino Ferdinan #timnas indonesia #persebaya #arab saudi