LONDON (RIAUPOS.CO) – Manajer Arsenal Mikel Arteta berang. Ini setelah timnya kalah 0-1 di kandang saat menjamu West Ham United dalam lanjutan Liga Premier Inggris di Emirates Stadium, London, Sabtu (22/2/2025) malam. Dia menyebut skuad The Gunners tidak memiliki standar yang dibutuhkan untuk memenangkan Liga Premier.
Sundulan Jarrod Bowen pada menit ke-44 sudah cukup untuk mengamankan kemenangan mengejutkan West Ham di Stadion Emirates. Pasalnya Arsenal hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran dalam laga itu.
Kekalahan tersebut membuat Arsenal tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen Liverpool. The Reds dapat memperlebar keunggulan itu menjadi dua digit jik meraih kemeangan di markas Manchester City, Ahad (23/2/2025) malam ini.
Setelah cedera yang dialami Kai Havertz, Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli, dan Bukayo Saka, The Gunners tidak memiliki striker yang diakui saat melawan West Ham. Gelandang Mikel Merino yang pekan lalu mencetak dua gol kala jadi penyerang alternatif kembali dimainkan di posis itu.
Saat ditanya apakah absennya penyerang murni mereka menjadi penyebabnya, Arteta berkata, "Tidak, tidak, dan saya menolaknya sepenuhnya karena saya berbicara tentang standar pemain dan tim yang kami lawan hari ini, termasuk saya. Dan itu sama sekali tidak mendekati level yang harus kami capai untuk berkesempatan memenangkan Liga Premier.”
“Hari ini, tidak. Kami sangat konsisten, ya, tetapi sepak bola adalah tentang apa yang Anda lakukan hari ini dan hari ini, jauh dari kata sempurna," jelas manajer asal Spanyol itu.
Arteta tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya setelah Arsenal kehilangan kesempatan untuk menekan rival mereka dalam perebutan gelar.
"Meskipun [penguasaan bola] yang kami miliki dan 20 tembakan, saya tidak pernah merasa bahwa kami berada pada standar dan level yang kami butuhkan," katanya.
"Pertama-tama untuk memiliki lebih banyak ancaman dan kemudian tidak membiarkan mereka berlari karena kami kehilangan banyak bola sehingga kami membiarkan West Ham berlari di posisi yang sangat berbahaya.”
"Kami harus [marah]. Saya harap kami sangat marah karena kami tidak mencapai level hari ini, dan saya sangat bertanggung jawab atas hal itu, jadi saya sangat, sangat marah."
Ketika ditanya apakah perebutan gelar juara akan berakhir jika Liverpool mengalahkan Man City, Arteta berkata: "Itu bukan di tangan kami. Bagi saya, saya benar-benar kesal dengan hal-hal yang ada di tangan kami, dan kami tidak bermain sebaik mungkin dan itulah penampilan dan hasil hari ini," jelasnya.***
Editor : Edwar Yaman