PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pengalaman berharga didapatkan dua pesenam Riau yang masuk Pelatihan Nasional (Pelatnas) SEA Games 2025, Agung Suci Tantio Akbar dan Abiyu Rafi. Tampil dalam Kejuaraan Asian Championship di Korea Selatan (Korsel), 2-8 Juni 2025, keduanya mendapatkan gambaran lawan yang akan dihadapi di SEAG Thailand, 9-20 Desember 2025.
Didampingi pelatih asal Riau Muhammad Tri Saputra saat di Jencheon Gymnasium Center ini, Agung dan Abiyu memang tanpa medali. Tapi, mereka dapat mengukur kelebihan dan kekurangan atlet Asia Tenggara. “Semua negara Asia Tenggara mengirimkan atlet mereka. Jadi, kami bisa mengukur kekuatan kami dan mereka,” ujar pelatih Muhammad Tri Saputra saat dihubungi, Ahad (8/6).
Senada diungkapkan Agung Suci Tantio Akbar saat dihubungi. “Kejuaraan ini untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding saja. Target utama kami di SEA Games. Melihat kekuatan atlet dari Asia Tenggara, seperti kami punya kans untuk meraih medali nanti,” ujar atlet peraih 3 emas dan 1 perak PON XXI/2024 ini.
Di kejuaraan ini, Agung turun di kuda pelana, palang sejajar, dan palang tunggal. Sedangkan Abiyu Rafi di lantai, kuda pelana, dan palang tunggal. Selain dua atlet Riau, tim senam Indonesia juga diperkuat pesenam asal Jawa Timur Noval Takdir yang tampil di lantai dan kuda pelana.
Sementara itu, pelatih senam Riau Ahmad Markos saat dihubungi berharap pengalaman bertanding di Korea Selatan ini semakin memotivasi dua pesenam Riau ini untuk bisa lebih baik lagi saat SEA Games 2025. “Saingan di Asian Championship ini pesenam se-Asia. Jadi, diharapkan persaingan ini menjadi motivasi pesenam kita ke depan,” ujarnya.
Markos menambahkan di sela ikut pelatnas, kedua atletnya mempertanyakan bonus PON. “Mereka sangat berharap bonus PON segera cair sebab mereka banyak keperluan dan persiapan. Setidaknya kalau ada bonus mereka lebih termotivasi. Kita berharap Pak Gubernur bisa mempertimbangkan hal ini. Atlet hanya menuntut hak mereka,” ujarnya.(das)