BERGAMO (RIAUPOS.CO) - Dua kartu merah, pembatalan VAR, dan penalti penentu yang dieksekusi dengan tendangan terakhir pertandingan setelah pelanggaran brutal terhadap pemain Atalnya, Nikola Krstovic. Semua itu terjadi di detik-detik terakhir pertandingan menegangkan Liga Champions antara Atalanta dan Borussia Dortmund pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB di New Balance Arena, Bergamo. Pada akhirnya kemenangan 4-1 Atalanta memastikan akan tetap ada perwakilan Italia di kompetisi klub top Eropa.
Atalanta melaju ke babak 16 besar dengan menyelesaikan comeback yang tak terduga ketika Lazar Samardzic melengkungkan penalti ke sudut atas gawang pada menit kedelapan waktu tambahan untuk mengamankan kemenangan 4-1 pada malam itu dan kemenangan agregat 4-3.
Dortmund, runner-up pada tahun 2024, datang dengan keunggulan 2-0 dari leg pertama.
Hal itu menyisakan Atalanta dan Juve, yang tertinggal 5-2 dari Galatasaray setelah leg pertama dan akhirnya kalah di perpanjangan waktu sehingga tim asal Bergamo tersebut menjadi klub Serie A terakhir yang tersisa di Liga Champions. Atalanta kembali ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak musim 2020-21 dan akan menghadapi Arsenal atau Bayern Munchen. Undian akan dilakukan pada hari Jumat.
Atalanta mendapatkan awal yang cepat yang mereka butuhkan setelah kalah di leg pertama, dengan Gianluca Scamacca mencetak gol pada menit kelima dan Zappacosta juga mencetak gol sebelum jeda. Mario Pašalić kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-57 melalui sundulan untuk membawa tuan rumah unggul secara agregat.
Karim Adeyemi masuk dari bangku cadangan untuk Dortmund dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3 secara agregat, tetapi masih ada waktu untuk drama di menit-menit akhir. Menurut UEFA, ini menandai pertama kalinya Dortmund gagal memanfaatkan keunggulan dua gol di leg pertama dalam pertandingan Eropa yang dimainkan dalam dua leg. Tim tersebut sebelumnya telah berhasil melakukannya sebanyak 10 kali.***
Editor : Edwar Yaman