Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Arsenal Takut Lawan Atletico

jpg • Jumat, 17 April 2026 | 12:21 WIB
Striker Arsenal Viktor Gyokeres mendapat tekanan dari bek Sporting Lisbon Goncalo Inacio pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Emirates, Kamis (16/4/2026). (Adrian Dennis/AFP)
Striker Arsenal Viktor Gyokeres mendapat tekanan dari bek Sporting Lisbon Goncalo Inacio pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Emirates, Kamis (16/4/2026). (Adrian Dennis/AFP)

 

LONDON (RIAUPOS.CO) - Arsenal menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam semifinal Liga Champions musim lalu. PSG notabene klub yang paling jarang mencapai semifinal ketimbang FC Barcelona dan Inter Milan di slot empat besar lain­nya. Pada kenyataannya, PSG mampu menyingkirkan Arsenal, bahkan bablas juara.

Musim ini, Arsenal kembali menembus semifinal dan menghadapi Atletico Madrid. Los Colchoneros-julukan Atletico-merupakan kuda hitam di semifinal dan paling jarang mencapai empat besar ketimbang PSG dan Bayern Munchen. Berkaca dari pengalaman musim lalu, The Gunners insecure (waswas) berhadapan dengan klub asuhan Diego Simeone tersebut. 

Abaikan 4-0 di Emirates

Arsenal dan Atletico pernah bertemu di fase league musim ini. Pada matchday ketiga (22/10/2025) di Stadion Emirates, London, The Gunners mengalahkan Los Colchoneros dengan skor telak 4-0. Keempat gol tuan rumah tercipta hanya dalam rentang 13 menit di babak kedua.

Baca Juga: DPRD Riau Dukung Olahraga Masyarakat melalui “Berbenah Run 5K” di Bengkalis 

Memori yang tidak membuat tactician Arsenal Mikel Arteta membusungkan dada. “Kami tidak hanya akan mengambil pelajaran dari pertemuan Oktober lalu, melainkan juga semua laga-laga yang mereka (Atletico) jalani baru-baru ini. Bedanya, kali ini kami harus pergi ke Madrid,” tutur Arteta seperti dilansir dari Football London. 

Gelandang bertahan Arsenal berkebangsaan Spanyol, Martin Zubimendi, juga menganggap Atletico sebagai lawan tricky. “Laga ini bakal lebih rumit dari awal hingga akhir. Pemain mereka (Atletico) punya kekuatan teknis dan fisik yang luar biasa,” tutur mantan pemain Real Sociedad itu kepada Marca. 

Semifinal Beruntun dalam 140 Tahun

Terlepas dari lawan Atle­tico, Arteta senang dengan capaian semifinal Arsenal di Liga Champions musim ini. “Ini kali pertama dalam 140 tahun sejarah klub kami berada di semifinal secara beruntun. Ini jadi penca­paian bersejarah bagi Arsenal,” tutur Mister-sapaan akrab Arteta-di laman resmi klub.

Baca Juga: Bakar Kalori Takjil agar Tubuh Tetap Bugar dan Segar, Inilah 5 Olahraga Ringan Bisa Anda Coba setelah Tarawih

Paling Tidak Produktif

Meski begitu, ada catatan khusus di balik kelolosan Arsenal ke semifinal. Gabriel Magalhaes dkk hanya me­ngumpulkan 27 gol sejak fase league. Di antara semifinalis lain, produktivitas gol The Gunners yang paling rendah. 

Bandingkan dengan Ba­yern dan PSG yang sama-sama mengoleksi 38 gol. Atletico juga mampu menorehkan 34 gol. Bahkan, dalam pe­rempat final, Arsenal hanya mencetak satu gol dalam first leg di kandang Sporting CP pekan lalu (8/4). Di kandang sendiri, Emirates, kemarin (16/4), Arsenal malam melempem. 

Namun, gelandang Arsenal Declan Rice tidak mempedulikannya. “Penampilan Arsenal) menyebalkan? Tidak, kami baru saja mencapai semifinal lagi. Aku tak peduli dengan yang orang pikirkan,” ucap Rice kepada BBC.(ren/dns/jpg)     

Laporan JPG, London

   

Editor : Arif Oktafian
#semifinal #ARSENAL #atletico #liga champions