Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penanganan Banjir Harus Jadi Prioritas

Hendrawan Kariman • Kamis, 30 Januari 2025 | 09:26 WIB
Kendaraan bermotor melewati genangan air di ruas Jalan Jenderal Sudirman ujung, Pekanbaru, Rabu (29/1/2025).
Kendaraan bermotor melewati genangan air di ruas Jalan Jenderal Sudirman ujung, Pekanbaru, Rabu (29/1/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - KOMISI IV DPRD Kota Pekanbaru mengingatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan penanganan banjir agar segera merealisasikan program kerja.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan mengingatkan hal ini kepada OPD yang telah menerima dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun 2025. Penanganan banjir dan perbaikan jalan rusak menurutnya wajib jadi prioritas. ‘’Ada ribuan titik jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemko Pekanbaru. Hal ini juga harus sejalan dengan penanganan banjir yang kita lihat jadi penyebab utama jalan rusak,’’ sebut Nurul Ikhsan, kemarin.

Nurul Ikhsan mengingatkan komitmen Dinas PUPR yang berjanji menjadikan perbaikan jalan sebagai salah satu prioritas tahun ini. Begitu juga Bina Marga soal penanganan banjir.

‘’Soal banjir ini kita melihat anggaran minim dan ada tumpang tindih kewenangan antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat. Ini juga harus serius menyelesaikannya,’’ sebut politisi Gerindra ini.

Soal penanganan banjir, Nurul Ikhsan menyebutkan, Komisi IV berencana kembali memanggil Dinas PUPR. Kali ini untuk memastikan anggaran perbaikan jalan dan penanganan banjir benar-benar dialokasikan dengan baik.

Sekadar informasi, APBD Kota Pekanbaru tahun 2025 mengalokasikan Rp273 miliar untuk Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Namun pada hearing awal Januari lalu, Komisi IV belum mendengarkan rincian alokasi untuk penanganan jalan rusak dan banjir Kota Bertuah.

Pantau Banjir, Alat Berat Langsung Turun

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru turun memantau langsung wilayah langganan banjir di Jalan Harapan, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Selasa (28/1). Setelah melihat langsung lokasi banjir dan menemui beberapa warga, penyebab air lambat surut ditemukan.

Politisi PDIP ini menemukan telah terjadi sedimentasi di beberapa titik drainase di sana. Padahal drainase itu lumayan lebar dan dalam, namun daya tampung menurun dan saluran terhambat.

‘’Ada puluhan rumah masuk air lebih semata kaki. Di daerah ini memang langganan banjir, apalagi hujannya lebih dari satu jam,’’ kata Zulkardi usai menemui sejumlah warga dan melihat titik penyebab banjir.

Melihat itu, ia langsung menelepon Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pekanbaru untuk meminta bantuan. Sumbatan dan sedimentasi harus dikeruk.

Gayung bersambut. Petugas dari Dinas PU, lengkap dengan 1 unit alat berat, 1 unit truk serta operator tiba. Drainase di kawasan tersebut langsung dikeruk. Zulkardi ikut memantau pengerukan itu.

Usai pengerukan hingga ke hilir, air yang sempat menggenangi puluhan rumah warga dengan cepat surut. 

Namun, menurut Zulkardi, banjir Rumbai tidak hanya di Jalan Harapan. Hingga penanganannya tidak bisa hanya bersifat insidentil. Harus ada upaya jangka panjang dalam mengentaskan banjir di Kota Pekanbaru bagian utara tersebut.

‘’Kita minta Dinas PU merancang pengentasannya sesuai masterplan banjir Kota Pekanbaru,’’ sebut anggota DPRD Dapil Rumbai ini.

Selain itu, Zulkardi juga mengajak warga untuk melaksanakan gotong royong secara berkala. Hal ini penting untuk meminimalisir banjir, terutama mencegah sedimentasi.(hen)

Editor : Rindra Yasin
#penanganan banjir #pemko pekanbaru #pekanbaru #Persoalan banjir