PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kurang dari dua bulan menjabat, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho telah membuat berbagai gebrakan yang langsung mengena pada subtansi permasalahan. Kendati begitu, Agung mengakui permasalahan Kota Pekanbaru amat kompleks sehingga pembenahan akan dilakukan secara berkesinambungan.
Namun gebrakannya soal parkir, sampah, pelayanan catatan sipil hingga perbaikan jalan rusak yang dilakukan dalam kurun waktu kurang dari dua bulan mendapat apresiasi. Hal ini disampaikan CEO Riau Pos Group Ahmad Dardiri saat keduanya bertemu di Kompleks Perkantoran Tenayan, Kamis (10/4) sore.
Ahmad Dardiri menilai Agung seorang pemimpin yang berani dan cepat menyelesaikan isu-isu krusial Kota Pekanbaru. ‘’Untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sudah berkarat-karat seperti yang terjadi Pekanbaru ini memang perlu pemimpin seperti beliau (Agung Nugroho, red). Anak muda yang berani, lincah dan punya jaringan kuat,’’ ujarnya.
Pria yang juga menjabat Direktur Utama Riau Pos ini menekankan komitmen Riau Pos Group mendukung Agung Nugroho untuk menyelesaikan setiap masalah kompleks di Kota Pekanbaru. Tentunya selama sesuai dengan aturan dan berada pada jalur yang pro pada hak hidup masyarakat luas.
‘’Kita tetap pada kebijakan untuk mengawal setiap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakatlah, yaitu para pembaca kita,’’ tegas Dardiri.
Agung Nugroho dengan sepak terjangnya sebagai Wali Kota dinilai bak pembalap muda yang tidak kenal takut. Agung yang memang pembalap sewaktu muda mampu mengambil kebijakan cepat dan taktis dalam menekel masalah akut perkotaan.
Gebrakan perdana Agung Nugroho adalah meneken SK (Surat Keputusan) penurunan tarif parkir dari Rp3.000 sekali parkir untuk roda empat menjadi Rp2.000 dan Rp2.000 untuk kendaraan roda dua menjadi Rp1.000 sekali parkir. Langkah ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat yang mengeluh sejak lama. Agung pun berjanji akan terus memperbaiki masalah satu ini.
Gebrakan kedua setelah dilantik siang hari, pada malam hari sejumlah alat berat langsung dikerahkan membenahi jalan-jalan rusak yang telah menjadi keluhan terus-menerus dari masyarakat. Tidak berhenti sampai di situ, terkait sampah juga dibenahi. Bahkan sebelum dilantik, Agung sudah turun ke TPA Muara Fajar untuk melihat masalah pengelolaan sampah ini langsung ke jantungnya.
Untuk memastikan sampah tidak menumpuk, sebelum Idulfitri Agung mengeluarkan maklumat Gerakan Serbu Sampah. Seluruh sumber daya Pemko Pekanbaru terkait digerakkan. Bahkan saat Idulfitri Agung terlihat turun langsung ke lokasi TPS (tempat pembuangan sampah) ilegal untuk memastikan sampah diangkut. Untuk memastikan sampah tidak lagi menumpuk, TPS ilegal yang sudah bersih langsung dijadikan taman dan ditanami pohon.
Selain itu, masalah akut lainnya yakni banjir juga tak lepas dari pandangan mata tajam Agung Nugroho dan wakilnya Markarius Anwar. Soal satu itu Agung mengakui tidak mudah. Selain itu biayanya juga besar.
‘’Fokus kita bagaimana mendapat bantuan dari pusat. Kalau mengandalkan APBD tidak cukup. Gaji pegawai saja Rp2,7 triliunan setahun. APBD tidak bisa, kita harus ke pusat,’’ kata dia.
Bukan lips servis, Agung baru-baru ini berhasil mendapat bantuan prasarana untuk menekel masalah banjir. Sejumlah peralatan canggih turun dari pusat. ‘’Kita dapat bantuan mobil penyedot lumpur, mobil sedot sedimen canggih. Kita juga dapat perangkat pengecek gorong-gorong, bisa masuk ke tempat sekalipun untuk mengecek kondisi yang tidak bisa dijangkau. Ini semua anggarannya tidak sedikit, tapi bersyukur ini dapat untuk menghadapi masalah banjir ini,’’ sebut Agung.
Baca Juga: Jadi Mualaf, Ruben Onsu Sangat Jaga Salat Lima Waktu, Ini Reaksi Anak-anaknya
Selanjutnya, untuk layanan catatan sipil, Agung Nugroho membuat gebrakan dengan mempermudah pengurusan KTP (Kartu Tanda Penduduk) ribuan warga di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya.
Bidang pelayanan menurutnya harus terus dibenahi untuk mempermudah masyarakat mengurus masalah catatan sipil. Agung mengaku telah lama melihat masalah pengurusan KTP ini. Termasuk Bukit Raya yang belum lama memiliki kelurahan baru yaitu Air Dingin.
Begitu dilantik, Agung dengan cerdik memanfaatkan mobil layanan yang sedang menganggur untuk menyelesaikan permasalahan ini. ‘’Saat dilantik, ada mobil nganggur, saya buat langsung. Konsep pemberian layanan ini bukan hanya mereka yang datang ke kantor, tapi kita yang datang melayani. Setelah itu, 1.800 KTP warga Air Dingan selesai, sampai habis blanko pengajuannya hingga kita dapat hibah blanko dari pusat,’’ cerita Agung.
Gebrakan-gebrakan di bidang pelayanan ini menurut Agung sangat diperlukan. Terutama wilayah-wilayah yang baru dimekarkan kelurahannya macam Air Dingin dan Kecamatan Binawidya. Di sana ada banyak layanan, menurut Agung yang harus diakselerasikan.
Ajak Media Berkolaborasi
Agung sendiri mengaku sudah tidak asing lagi dengan Riau Pos. Bahkan ia sudah sangat familiar sejak awal memulai karier sebagai pembalap motor puluhan tahun silam. Ia menyebutkan nama Firman Agus, Direktur juga sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Riau Pos yang turut hadir dalam kunjungan itu.
‘’Dia (Firman Agus, red), saksi sejarah saya sebagai pembalap, mulai dari kelas 1 SMP membalap, sampai ke Padang Panjang, Dumai hingga balapan tingkat nasional, saya sudah kenal dia, meliput saya sebagai wartawan olahraga Riau Pos,’’ ucap Agung.
Ucapan Agung ini diamini Firman Agus. Termasuk ucapan Agung soal gaya rambut Pemred Riau Pos itu yang belum pernah berubah. Firman Agus selalu berpenampilan rambut gondrong sejak Agung awal-awal meniti karier sebagai pembalap. ‘’Beliau (Agung Nugroho, red) kalau kita bilang anak ajaib. Waktu itu baru kelas 1 SMA dia balapan sudah lawan juara nasional,’’ ujar Firman Agus.
Firman Agus mengaku kerap meliput balapan yang diikuti Agung Nugroho sampai ke luar daerah seperti Padang Panjang dan sejumlah wilayah di Riau. Bahkan suatu waktu ketika liputan kejuaraan balap di Kota Dumai, Firman Agus pernah satu penginapan dengan Agung Nugroho muda.
Kunjungan silaturahmi sore itu sendiri berjalan hangat dan penuh keakraban. Sejumlah jajaran direksi Riau Pos Group turut hadir. Yakni Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim, Direktur Pekanbaru MX Fopin A Sinaga. Hadir juga Penanggung Jawab Iklan Riau Pos Tengku Rasmin, Manajer Pemasaran Riau Pos Abdul Kadir Bey, Manajer Keuangan Rtv Hidayat Algerie, termasuk Koordinator Liputan Riau Pos M Ali Nurman, Asisten Redaktur Riau Pos Afiat Ananda, dan Pemimpin Redaksi Pekanbaru Pos Safari Al Royyan.
Pada ujung pertemuan Agung Nugroho mengajak media Riau Pos Group untuk turut mengawal pembangunan Kota Pekanbaru. Ia berharap seluruh elemen masyarakat bahu-membahu membenahi kota ke arah yang lebih baik.
‘’Saya tidak mau main-main, kita serius membenahi Kota Pekanbaru. Kepada media ini, kami minta tunjuk ajarlah. Media punya telinga lebih tajam dan insting yang lebih kuat dalam membaca permasalahan Pekanbaru,’’ ucapnya.
Pertemuan itu diakhir dengan penyerahan cendera mata dari CEO Riau Pos Group Ahmad Dardiri kepada Agung Nugroho, yakni poster dengan karikutur dan berita perjalanan karier Agung dari pembalap menjadi kepala daerah kota yang paling dinamis dan strategis di Pulau Sumatera.(end)
Editor : Arif Oktafian