PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menjelang tutup tahun anggaran 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru menunjukkan tren positif. Hingga awal Desember, capaian PAD telah menembus angka 90 persen dari target Rp1,185 triliun.
Penjabat (Pj) Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyatakan optimisme bahwa sisa target dapat tercapai sepenuhnya dalam beberapa pekan ke depan. “Realisasi PAD dari sektor pajak terus bergerak naik. Kami yakin dapat memenuhi target hingga akhir Desember,” ujarnya, kemarin.
Di sisi lain, Pemko Pekanbaru masih menyelesaikan proses pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Seharusnya penetapan dilakukan sebelum 30 November, namun penyesuaian tenggat kesepakatan antara Pemko dan DPRD menyebabkan bergesernya jadwal.
Menurut Ingot, pengesahan APBD tetap dapat dirampungkan sebelum 30 Desember. “Prosesnya masih dalam koridor yang diperbolehkan. Kami terus berkoordinasi dengan Kemendagri dan DPRD,” jelasnya.
Selain konsultasi eksternal, Pemko juga melakukan evaluasi internal bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memastikan semua tahapan mengikuti regulasi.
“Tidak ada hambatan yang signifikan. Mekanisme sudah jelas dan kami ikuti semua prosedurnya,” tutupnya. (ilo)
Editor : M. Erizal