PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suasana duka masih menyelimuti rumah sederhana di Jalan Tengku Bey 2, Kecamatan Bukit Raya, Senin (26/1/2026) malam. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut hadir mewakili Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Kehadiran Pj Sekda bukan sekadar kunjungan formal. Ia datang membawa pesan duka mendalam dari Wali Kota Pekanbaru atas wafatnya Siti Hajar (43), korban penjambretan yang meninggal dunia pada Senin (26/1/2026) pagi.
Meski berada jauh di Negeri Jepang untuk mengikuti workshop pengelolaan sampah, Wako Agung Nugroho memastikan empati pemerintah kota tetap sampai ke keluarga korban.
Didampingi sejumlah jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut bertemu langsung dengan orangtua almarhumah. Dalam suasana haru tersebut, Wali Kota Agung Nugroho bahkan menyempatkan diri berkomunikasi langsung melalui sambungan video call dengan keluarga korban.
“Ibu yang sabar, in syaa Allah kepergian almarhumah khusnul khatimah. Nanti kami balek dari sini (Jepang) kami singgah ke sana,” kata Wako Agung dalam sambungan video call bersama orangtua korban.
Wako Agung menyampaikan niatnya untuk berkunjung langsung ke rumah duka sepulang dari Jepang. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan hadir dan membantu apa yang bisa dibantu untuk keluarga yang ditinggalkan.
“Yang jelas kami datang menghibur sambil mendoakan almarhumah,” ulas Wako Agung.
Sementara itu, Pj Sekda Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menyebut kehadiran pemerintah di rumah duka menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah kota hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama saat warganya tengah dilanda musibah dan duka mendalam.(ilo)
Editor : Edwar Yaman