PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Fraksi NasDem DPRD Kota Pekanbaru Zulfan Hafiz mengingatkan pemerintah soal keluhan pasar tumpah di Jalan Ahmad Yani dan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang makin hari makin seperti tidak terkendalikan. Zulfan mengingatkan visi dan misi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho soal penataan pedagang.
”Pekanbaru ini pusat jasa dan perdagangan. Pekanbaru tidak punya sumber daya alam, kita punya sumber daya manusia. PKL ini harus ditertibkan, tapi juga diberi ruang, disiapkan tempat dan fasilitasnya,” ujarnya, Ahad (5/4).
Namun Zulfan yang juga Anggota Komisi IV ini mengingatkan, penertiban harus disertai solusi. Jika tidak hanya akan memunculkan persoalan baru. Tapi pembiaran juga dapat mengganggu estetika dan ketertiban kota. ”Jangan dibiarkan tanpa solusi. Harus ada penataan yang baik,” sambungnya.
Baca Juga: Harga Plastik Naik, Pedagang Bingung
Seiring hal tersebut, Zulfan juga mengingatkan para PKL, terutama yang masih berjualan di atas trotoar dan bahu jalan di beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru.
Apalagi saat ini sudah ada taman labuai, taman bawah jembatan Siak III dan Cut Nyak Dhien untuk para PKL dan pelaku UMKM. Maka ia berharap pemerintah tidak ragu mengambil kebijakan. Baik terhadap pasar tumpah yang mengacaukan lalu lintas di Jalan Ahmad Yani maupun PKL yang menjamur di berbagai titik Kota Bertuah.
Zulfan Hafiz mengingatkan kembali soal penataan yang dilakukan harus sejalan dengan visi misi yang telah dijanjikan kepala daerah.(end)
Editor : Arif Oktafian