PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - SAAT puluhan bahkan ratusan siswa sedang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah masing-masing. SDN 127 Pekanbaru hanya menerima sebanyak empat orang peserta didik. Jumlah siswa yang diterima SD yang terletak di kawasan Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, menurun jauh dari tahun-tahun sebelumnya.
Tahun ajaran 2025-2026 lalu, sekolah yang berada di pinggiran Sungai Siak ini hanya mendapatkan sebanyak 11 orang siswa didik.
Meskipun demikian, suasana penuh keceriaan tetap terasa di ruang kelas SDN 127 Pekanbaru disaat siswa didik baru tahun ajaran 2026-2027 mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bersama wali kelasnya.
Baca Juga: Rakerprov KONI Riau Deadlock
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 127 Pekanbaru, Etniyenti, minimnya jumlah peserta didik baru dipengaruhi oleh perubahan kondisi demografi di lingkungan sekitar sekolah.
Sekolah tersebut tidak berada di ruas jalan utama, melainkan masuk ke dalam gang kecil yang letaknya sulit diketahui oleh masyarakat. Hal inilah yang membuat banyak orang tua siswa lebih memilih putra putrinya menempuh pendidikan di sekolah lain di sekitar Kecamatan Limapuluh Pekanbaru.
Baca Juga: Pemprov Gandeng Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul dan Kampar
“Daerah sini termasuk kampung lama. Penduduknya sebagian besar sudah berusia lanjut, sedangkan keluarga muda yang masih produktif banyak yang pindah ke kawasan Panam dan daerah berkembang lainnya makanya disini tidak terlalu ramai generasi mudanya. Kalau pun ada, orang tua lebih memilih menyekolahkan anak mereka di SD yang berada di jalan utama agar lebih gampang mobilitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Etniyenti, penurunan jumlah siswa mulai terasa sejak 2024. Saat itu total siswa di SDN 127 tercatat hanya 74 orang. Padahal sebelumnya lebih banyak.(ayi)
Laporan Prapti Dwi Lestari, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian