Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

SDN 127 Hanya Kebagian 4 Siswa

Prapti Dwi Lestari • Jumat, 17 Juli 2026 | 11:05 WIB
MULAI MENGAJAR: Wali Kelas 1 Neli mulai mengajar empat murid baru di SDN 127 Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Kamis (16/7/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
MULAI MENGAJAR: Wali Kelas 1 Neli mulai mengajar empat murid baru di SDN 127 Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Kamis (16/7/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - SAAT puluhan bahkan ratusan siswa sedang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah masing-masing. SDN 127 Pekanbaru hanya menerima sebanyak empat orang peserta didik. Jumlah siswa yang dite­rima SD yang terletak di kawasan Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, menurun jauh dari tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ajaran 2025-2026 lalu, sekolah yang berada di pinggiran Sungai Siak ini hanya mendapatkan sebanyak 11 orang siswa didik.

Meskipun demikian, suasana penuh keceriaan tetap terasa di ruang kelas SDN 127 Pekanbaru disaat siswa didik baru tahun ajaran 2026-2027 mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bersama wali kelasnya.

Baca Juga: Rakerprov KONI Riau Deadlock

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 127 Pekan­baru, Etniyenti, minimnya jumlah peserta didik baru dipengaruhi oleh perubahan kondisi demografi di lingkungan sekitar sekolah.

Sekolah tersebut tidak berada di ruas jalan utama, melainkan masuk ke dalam gang kecil yang letaknya sulit diketahui oleh masyarakat. Hal inilah yang membuat banyak orang tua siswa lebih memilih putra putrinya menempuh pendidikan di sekolah lain di sekitar Kecamatan Limapuluh Pekanbaru.

Baca Juga: Pemprov Gandeng Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul dan Kampar 

“Daerah sini termasuk kampung lama. Penduduknya sebagian besar sudah berusia lanjut, sedangkan keluarga muda yang masih produktif banyak yang pindah ke kawasan Panam dan daerah berkembang lainnya makanya disini tidak terlalu ramai generasi mudanya. Kalau pun ada, orang tua lebih memilih menyekolahkan anak mereka di SD yang berada di jalan utama agar lebih gampang mobilitas sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Etniyenti, penurunan jumlah siswa mulai terasa sejak 2024. Saat itu total siswa di SDN 127 tercatat hanya 74 orang. Padahal sebe­lumnya lebih banyak.(ayi)

Laporan Prapti Dwi Lestari, Pekanbaru 

Editor : Arif Oktafian
SDN 127 Pekanbaru pendidikan pekanbaru siswa baru mpls