PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia akademik bumi Lancang Kuning. Pakar energi dari Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau (UNRI), Prof Dr Eng Ir Rahmat Iman Mainil, ST MT IPM, ASEAN Eng, resmi menyandang gelar tertinggi akademik sebagai Profesor / Guru Besar di bidang kepakaran Energi Baru dan Terbarukan.
Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kehadiran guru besar baru di usia yang tergolong muda dan sangat produktif ini diyakini akan semakin memperkuat posisi Universitas Riau sebagai salah satu pusat riset teknologi hijau terkemuka di Indonesia.
Baca Juga: Destry Damayanti Disetujui Jadi Gubernur BI 2026-2031
Prof. Rahmat Iman Mainil dikenal luas sebagai akademisi visioner dengan rekam jejak riset yang solid.
Menamatkan pendidikan doktoralnya (Doctor of Engineering) di Hiroshima University, Jepang pada Departemen Mechanical Science and Engineering, ia membawa standar riset internasional untuk diimplementasikan di tanah air.
Sebelumnya, ia merupakan lulusan Magister dari Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Sarjana dari Teknik Mesin, Universitas Andalas.
Baca Juga: Transaksi Harbolnas 2026 Ditarget Tembus Rp40 T
Kepakaran Prof. Rahmat berfokus pada pilar penting masa depan energi dunia, mencakup Thermal Engineering, Biomass Conversion, Supercritical Fluid, dan Renewable Energy.
Melalui keunggulan kompetitif ini, ia aktif mengembangkan inovasi teknologi tepat guna serta sistem konversi energi ramah lingkungan yang sangat relevan dengan kebutuhan transisi energi nasional.
Di panggung ilmiah nasional dan internasional, dedikasi riset Prof. Rahmat tercermin lewat kontribusi akademisnya yang sangat masif dan berpengaruh.
Beliau telah mempublikasikan puluhan artikel ilmiah bereputasi yang menjadi rujukan penting dalam peta jalan transisi energi bersih di Indonesia.
Eksistensi risetnya kian diakui lewat capaian prestasi bergengsi seperti penghargaan Best Presenter pada ajang Internasional Conference on Mechanical Engineering and Emerging Technologies (ICOMEET) serta kesuksesannya mendapatkan pendanaan prestisius Beasiswa LPDP RI untuk studi doktoral di Jepang.
Selain produktif dalam publikasi ilmiah, beliau juga membuktikan kapasitas kepemimpinannya di ranah struktural kampus dengan mengemban amanah sebagai Koordinator Program Studi Magister Teknik Mesin Universitas Riau (UNRI) dan juga pernah menjabat sebagai Ketua Satuan Penjaminan Mutu Fakultas (SPMF) Fakultas Teknik Universitas Riau (UNRI).
Baca Juga: Ramai Protes Penetapan Desil, Pemerintah Perbaiki DTSEN
Melalui penguasaan kompetensi profesional berstandar regional, beliau juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Deputi Bidang Kebumian dan Energi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau guna menjembatani hilirisasi hasil riset kampus ke sektor industri nyata.
Bagi Prof. Rahmat, ilmu engineering tidak boleh hanya berhenti di atas kertas atau laboratorium saja.
Bersama tim Civitas Akademika UNRI, ia secara konsisten turun langsung ke masyarakat Riau guna mengaplikasikan keilmuannya.
Baca Juga: Epson Hadirkan EcoTank L1350 Printer Multifungsi Konektivitas
Mulai dari penerapan alat pengering teknologi surya hybrid untuk pengeringan produk perikanan dan pertanian di Kabupaten Bengkalis, peningkatan mutu dan teknologi mekanisasi kolam budidaya ikan patin di Rumbai Bukit, hingga sosialisasi pengoperasian teknologi penjernih air bersih di kawasan pedesaan Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
Keberhasilan inovasi ini bahkan sukses mengantarkan beliau meraih Juara 1 Lomba Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi Riau sebagai bukti konkret bahwa riset ilmiahnya mampu menyelesaikan persoalan krusial di tengah masyarakat.
Dengan terbitnya SK Guru Besar ini, Prof. Rahmat Iman Mainil diharapkan mampu terus memimpin inovasi-inovasi berbasis energi bersih, melahirkan generasi muda yang andal, serta membawa Universitas Riau semakin mengangkasa di kancah pendidikan tinggi internasional.
Editor : M. Erizal