PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat, sejak Januari-April 2024 di Riau terdapat 701 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari jumlah kasus DBD tersebut, yang paling banyak ditemukan kasus DBD yakni di Kota Pekanbaru sebanyak 224 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sri Sadono Mulyanto mengatakan, setelah Pekanbaru, daerah dengan kasus DBD terbanyak selanjutnya yakni Kota Dumai dengan jumlah 126 kasus dan satu meninggal dunia. Di urutan tiga adalah Kabupaten Bengkalis dengan jumlah sebanyak 97 kasus.
"Sementara itu, daerah dengan kasus DBD terendah adalah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan jumlah kasus sebanyak enam kasus," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk kasus DBD tertinggi pada tahun 2024 ini ditemukan pada Januari dengan total kasus 201 kasus. Sementara untuk Februari turun menjadi 200 kasus. Sedangkan pada Maret kasus DBD di Riau sebanyak 175 kasus.
"Di bulan April kami lihat cenderung menurun dengan jumlah kasus sebanyak 125 kasus. Tapi di bulan April lalu meski kasusnya turun tapi ada satu kasus meninggal dunia," ujarnya.
Sementara untuk data Mei 2024 ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau belum merilisnya. Sebab data dari kabupaten/kota belum dikirim seluruhnya ke Pemprov Riau.
"Kalau untuk data Mei masih dihimpun, belum semua masuk dari kabupaten/kota," sebutnya.
Editor : RP Rinaldi